menyambut bulan ramadhan
DASAR ISLAM, PUASA

Hal yang Harus Dipersiapkan Untuk Menyambut Bulan Ramadhan

Menyambut Bulan Ramadhan Bismillah. Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita, Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, beserta keluarga dan para sahabatnya.

Dalam beberapa hari kedepan kita akan kedatangan sebuah bulan yang penuh dengan barokah, yakni bulan Ramadhan mubarok. Mengingat bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa dan juga merupakan bulan yang sangat mulia, maka sudah selayaknya bagi seorang muslim menyambutnya dengan penuh suka cita dan kegembiraan.

Baca Juga : Beberapa Versi Doa Buka Puasa

Tentu untuk menyambut kedatangan bulan Ramadhan, tidak cukup hanya dengan euforia kegembiraan semata, tetapi kita harus benar-benar mempersiapkan diri agar dapat memperoleh segala barokah yang terdapat didalamnya. Dalam hal ini, kita sebaiknya mengambil pelajaran dari para orang shalih terdahulu. Kita mesti melihat bagaimana cara mereka menyambut datangnya bulan Ramadhan serta apa saja yang harus dipersiapkan?

Persiapan Untuk Menyambut Bulan Ramadhan

menyambut bulan ramadhan

Berikut rangkuman beberapa hal yang dipersiapkan oleh para orang-orang shalih terdahulu dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan :

1. Bekal Do’a

Doa merupakan bekal yang sangat penting untuk kita menyambut bulan Ramadhan. Sebenarnya tidak ada doa khusus yang berkaitan dengan datangnya bulan Ramadhan. Sehingga kita bisa mengamalkan doa apapun untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan dan memohon agar dimudahkan untuk menjalankan berbagai ibadah selama bulan Ramadhan.

Do’a yang bisa kita panjatkan untuk memohon kemudahan dari Allah adalah sebagai berikut.

اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlaa” [artinya: Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah]. (Hadits ini dikeluarkan oleh Ibnu Hibban dalam Shahihnya 3:255. Dikeluarkan pula oleh Ibnu Abi ‘Umar, Ibnus Suni dalam ‘Amal Yaum wal Lailah).

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ

Allahumma inni as-aluka fi’lal khoiroot wa tarkal munkaroot.” (Ya Allah, aku memohon pada-Mu agar mudah melakukan kebaikan dan meninggalkan kemungkaran). (HR. Tirmidzi no. 3233, shahih menurut Syaikh Al Albani).

2. Bekal Ilmu

Bekal ini juga sangat penting sekali agar ibadah kita selama bulan Ramadhan dapat menuai manfaat, berfaedah, dan tidak asal-asalan. ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz berkata,

مَنْ عَبَدَ اللهَ بِغَيْرِ عِلْمٍ كَانَ مَا يُفْسِدُ أَكْثَرَ مِمَّا يُصْلِحُ

Barangsiapa yang beribadah kepada Allah tanpa ilmu, maka dia akan membuat banyak kerusakan daripada mendatangkan kebaikan.”  (Al Amru bil Ma’ruf, hal. 15).

Baca Juga : Marah Membatalkan Puasa ?

Maka apabila kita tidak tahu akan hukum puasa, bisa jadi puasa kita rusak. Tidak tahu apa saja hal-hal yang disunnahkan saat puasa, kita bisa kehilangan pahala yang banyak. Tidak tahu jika maksiat bisa mengurangi pahala puasa, kita bisa jadi hanya dapat lapar dan dahaga saja saat puasa.

3. Bekal Amal

Amalan-amalan sunnah akan Allah lipat gandakan dibulan Ramadhan berbeda dengan amalan diluar Ramadhan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ  إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِيْ وَأَنَا أَجْزِي بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِي

Setiap amalan anak Adam akan dilipatgandakan pahalanya, satu kebaikan akan berlipat menjadi 10 kebaikan sampai 700 kali lipat. Allah berkata: Kecuali puasa, maka Aku yang akan membalas orang yang menjalankannya karena dia telah meninggalkan hawa nafsunya dan makannya karena Aku” (HR. Muslim)

Dengan membiasakan diri melakukan kebikan-kebaikan berupa sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sebelum Ramadhan, maka ini akan memudahkan kita melanggengkannya di bulan Ramadhan.

Jangan meremehkan poin ini karena ini juga akan menentukan  bagaimana kesiapan kita menyambut Ramadhan. Oleh karenanya seseorang sebelum masuk Ramadhan membiasakan dirinya untuk membaca al Qur’an, Qiyamul lail, berpuasa, bersedekah, membantu kaum muslimin, dan lain-lain.

Baca Juga : Puasa Saat Hamil Muda, Bahayakah ?

Semoga dengan bekal diatas kita bisa memasuki bulan Ramadhan dengan semangat beribadah yang istiqomah. Semoga Allah mudahkan segala urusan kita.

Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bishawab.

Referensi :

  • Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal – Rumaysho.com
  • Bambang Abu Ubaidillah – AbuUbaidillah.com
Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *