Nabi Nuh Adalah Nenek Moyang Manusia
KISAH PARA RASUL

Nabi Nuh Adalah Nenek Moyang Manusia Dan Bangsa-Bangsa Dunia

Alomuslim.com – Nabi Adam alaihissallam adalah manusia pertama yang diciptakan Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan hal ini diyakini oleh semua umat manusia dari agama samawi, Yahudi, Nashrani dan Islam. Tetapi tidak demikian dengan orang-orang yang mengikuti teori evolusi. Mereka meyakini kalau nenek moyang mereka adalah berasal dari kera yang berevolusi. Alhamdulillah umat muslim bukan berasal dari keturunan kera seperti mereka.

Nabi Adam disebutkan oleh para ulama sejarah, terutama oleh Ibnu Katsir yang menukil perkataan Ibnu Jarir, yang menyebutkan bahwa anak Nabi Adam berjumlah 40 orang, dalam riwayat lain disebutkan sampai 240 orang. Dan diakhir hidupnya, Nabi Adam sempat bertemu dengan keturunannya yang berjumlah 400.000 orang.

Tetapi 10 generasi setelah Nabi Adam wafat, Allah mengutus Nabi Nuh alaihissallam sebagai seorang rasul ke tengah-tengah manusia yang sudah hidup berbangsa-bangsa. Pada masa Nabi Nuh inilah terjadi banjir besar yang menenggelamkan seluruh permukaan bumi dan menewaskan semua orang yang kafir.

Disebutkan dalam satu riwayat, bahwa orang yang selamat dari peristiwa banjir besar tersebut hanyalah keluarga Nabi Nuh dan 80 orang pengikutnya. Adapun dari keluarga Nabi Nuh yang selamat adalah ketiga anaknya Sam, Ham dan Yafits. Sementara isteri dan satu orang anaknya, Kan’an, ikut tenggelam dalam banjir besar tersebut karena mereka termasuk golongan orang-orang yang kafir.

Tetapi diantara 80 orang pengikut Nabi Nuh yang selamat dari banjir, tak seorangpun dari mereka yang memiliki keturunan, kecuali keturunan Nabi Nuh. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

“Dan Kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan.” (QS. Ash-Sahffat : 77)

Ayat inilah yang dijadikan dalil oleh para ulama, bahwa semua manusia dan bangsa-bangsa yang ada hari ini adalah keturunan Nabi Nuh yang berasal dari tiga anaknya : Sam, Ham dan Yafits. Dalam satu riwayat Imam Ahmad menyampaikan sebuah hadits dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda :

“Sam adalah nenek moyang bangsa Arab, Ham adalah nenek moyang bangsa Habasyah (Ethiopia, Afrika -ed) dan Yafits adalah nenek moyang bangsa Romawi.” (Musnad Imam Ahmad, V/9)

Dalam satu riwayat disebutkan, bahwa yang dimaksud dari bangsa Romawi adalah bangsa Romawi pertama yang merupakan orang Yunani, yang nasabnya terhubung hingga Rumi bin Laqathi bin Yunan bin Yafits bin Nuh.

Ibnu Katsir, menukil sebuah riwayat yang berbeda dengan riwayat milik Imam Ahmad. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda :

“Nuh memiliki anak; Sam, Ham dan Yafits. Sam kemudian memiliki keturunan bangsa Arab, Persia dan Romawi. Kebaikan ada pada mereka. Yafits memiliki keturunan bangsa Turki, Sicilia, Ya’juj dan Ma’juj. Mereka tidak memiliki kebaikan. Dan Ham memiliki keturunan bangsa Qibthi (Mesir -ed), Sudan dan Barbar”

Wallahu ‘alam bishawab.

 Referensi : Kisah Para Nabi, Ibnu Katsir (Ummul Qura : 2018)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *