Pengertian Akhlak Dan Beberapa Macam Akhlak Dalam Islam

Alomuslim.com – Pengertian akhlak dalam Islam adalah suatu bentuk (karakter) yang kuat di dalam jiwa yang darinya muncul perbuatan yang bersifat iradiyah ikhtiyariyah (kehendak pilihan) berupa, baik atau buruk, indah atau jelek, sesuai dengan pembawaan diri yang dipengaruhi oleh pendidikan yang pernah dialami oleh seorang muslim.

Bila seorang muslim menerima pendidikan yang tegas mengutamakan kemuliaan dan kebenaran, cinta kebajikan gemar berbuat baik, dilatih mencintai kebaikan, membenci keburukan, sehingga hal tersebut menjadi bagian dari jiwanya, maka akan keluar darinya perbuatan-perbuatan yang baik tanpa adanya keterpaksaan, inilah akhlak yang terpuji dan seperti inilah seharusnya seorang muslim.

Pengertian Akhlak Dalam Islam

Seorang muslim yang memiliki akhlak terpuji akan keluar darinya berbagai perbuatan baik tanpa keterpaksaan, seperti kemurahan hati, lemah lembut, sabar, jujur, adil, ihsan dan akhlak-akhlak mulia serta kesempurnaan jiwa lainnya.

Namun, jika ia ditelantarkan, tidak disentuh oleh pendidikan yang memadai untuk menumbuhkan kebaikan yang tersembunyi dalam jiwanya atau malah diberikan pendidikan yang buruk sehingga kejelekan menjadi kegemarannya, kebaikan menjadi kebenciannya, kata-kata dan perbuatan tercela mengalir tanpa merasa terpaksa, maka yang demikian adalah akhlak tercela.

Seorang muslim yang memiliki akhlak tercela seperti itu tidaklah akan keluar darinya melainkan berbagai perilaku buruk, seperti ingkar janji, khianat, dusta, iri dengki, riya’, berkata kotor dan berbagai kezhaliman serta perbuatan yang serupa dengannya.

Maka oleh sebab itu, Islam menjadi penyeru kepada akhlak yang terpuji dan mengajak kepada pendidikan akhlak yang baik, sehingga akan menumbuhkan kemuliaan akhlak dalam diri setiap umat muslim.

Pengertian Akhlak Berdasarkan Dalil Dari Al Qur’an Dan Sunnah

Terdapat banyak keterangan dalam Al Qur’an yang memerintahkan kepada seorang muslim untuk memiliki akhlak terpuji dan menjauhi akhlak tercela. Diantara beberapa ayat Qur’an yang menjelaskan hal tersebut adalah :

1. Surat Fushshilat : 34

“Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antara kamu dan dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia.”

2. Surat Ali Imran : 133-134

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabb-mu dan kepada yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”

 3. Surat Al Furqan : 19

“Barangsiapa diantara kamu yang berbuat zhalim, niscaya Kami rasakan kepadanya azab yang keras.”

4. Surat Hud : 12

“Dan begitulah azab Rabb-mu, apabila Dia mengazab penduduk negeri-negeri yang berbuat zhalim. Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras.”

Sementara itu Rasulullah shallallahu alaihi was sallam melalui lisannya yang mulia juga memerintahkan kepada seluruh umat muslim untuk memiliki akhlak terpuji dan menjauhi akhlak tercela. Beberapa riwayat yang menjelaskan hal tersebut diantaranya :

5. Hadist Bukhari dan Muslim no. 2553

“Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.”

6. Hadits At Tirmidzi no. 2003 dan Abu Dawud no. 4799

“Tidak ada sesuatupun di dalam timbangan (amal) yang lebih berat daripada akhlak yang baik.”

7. Hadits Muslim no. 2577

“Allah berfirman, ‘Wahai para hamba-Ku, sesungguhnya Aku mengharamkan kezhaliman atas diriKu, dan Aku jadikan haram diantara kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi’.” (ini merupakan hadist Qudsi)

8. Hadits Muslim no. 2578

“Takutlah kamu berbuat zhalim, karena sesungguhnya kazhaliman itu (penyebab) kegelapan di hari Kiamat.”

Tidaklah Allah Azza wa Jalla mengutus Rasulullah shallallahu alaihi was sallam melainkan untuk menyempurnakan akhlak, sebagaimana sabda beliau :

“Sesungguhnya aku diutus hanyalah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” (HR. Bukhari, Ahmad dan lainnya)

Macam-macam Akhlak Terpuji Dan Tercela

Diantara beberapa contoh akhlak terpuji yang harus dimiliki oleh seorang muslim, adalah :

1. Sabar dan Tahan Uji

Sabar adalah menahan diri dari hal-hal yang tidak disukai, atau menerima takdir Allah dan ikhtiar mencari jalan keluar. Ada tiga macam kesabaran yang harus dijaga : sabar dalam mengerjakan amalan dan ketaatan, sabar dalam meninggalkan perbuatan dosa serta sabar dalam menghadapi segala jenis cobaan.

Allah berfirman :

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az Zumar : 10)

2. Itsar (Mengutamakan Orang Lain) dan Cinta Kebaikan

Rasulullah shallallahu alaihi was sallam pernah bersabda mengenai akhlak itsar  dan cinta kebaikan :

“Tidaklah (sempurna) iman seseorang diantara kalian, sehingga dia mencintai untuk saudaranya kebaikan yang dia cintai untuk dirinya sendiri.” (HR. Muslim no. 45)

3. Adil

Seorang muslim harus memandang keadilan secara umum sebagai kewajiban dirinya yang paling utama dan pasti, sebab Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan di dalam firman-Nya :

“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat.” (QS. An Nahl : 90)

4. Kasih Sayang

Seorang muslim merupakan seorang yang penyayang, dan kasih sayang menjadi salah satu akhlaknya, ia mencintai kasih sayang dan bersungguh-sungguh melaksanakannya serta mengaja orang lain untuk berkasih sayang. Allah berfirman :

“Dan dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang.” (QS. Al Balad : 17)

5. Malu

pengertian akhlak terpuji malu

 

Seorang muslim merupakan orang yang pandai menjaga diri dan pemalu. Malu menjadi salah satu akhlaknya, bahkan malu menjadi bagian dari kebiasaan dan perbuatannya karena ia merupakan gambaran keimanan seseorang. Rasulullah shallallahu alaihi was sallam bersabda :

“Rasa malu dan iman semuanya saling berkaitan, maka jika salah satunya hilang, maka hilanglah yang lainnya.”  (shahih. HR. al-Hakim 1/73)

6. Jujur Dan Cinta Kebenaran

Seorang muslim adalah orang-orang yang jujur, mencintai kebenaran dan senantiasa menetapi kebenaran, lahir maupun batin, dalam perkataan dan perbuatan. Rasulullah shallallahu alaihi was sallam bersabda :

“Hendaklah kamu berkata jujur, karena sesungguhnya kejujuran itu menunjukkan kepada kebaikan, dan sesungguhnya kebaikan itu menunjukkan ke surge, selama seseorang terus menerus berlaku jujur dan berusaha jujur sampai dicatat disisi Allah sebagai orang yang jujur..” (HR. Muslim no. 2607)

7. Dermawan Dan Murah Hati

pengertian akhlak terpuji dermawan

Kedermawanan merupakan akhlak seorang muslim, dan kemurahan hati adalah kebiasaannya. Allah berfirman :

“Maka barangsiapa memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, dan membenarkan (adanya pahala) yang terbaik (surge), maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kemudahan (kebahagiaan).” (QS. Al Lail : 5-7)

8. Tawadhu’ (Rendah Hati)

Tawadhu’ merupakan akhlak yang luhur dan mengantarkan seseorang kepada kemuliaan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman memerintahkan Rasul-Nya agar bertawadhu’,

“Dan rendahkanlah hatimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman.” (QS. Asy Syu’ara : 215)

Demikianlah beberapa contoh akhlak terpuji, maka kebalikan dari akhlak tersebut merupakan akhlak yang tercela. Adapun beberapa akhlak tercela adalah, kemarahan, keluh kesah, egois, khianat, keji, kasar, dusta, bakhil, pelit, sombong dan berbagai perbuatan zhalim lainnya. 

Seorang muslim hendaklah menjadikan pada dirinya akhlak terpuji dan menjauhkan dirinya dari akhlak yang tercela. Maka ambilah contoh akhlak terpuji dari seorang manusia yang paling baik, yaitu Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan pujian kepada beliau melalui firman-Nya :

“Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (QS. Al Qalam : 4)

Referensi : Minhajul Muslim, Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jaza’iri (Darul Haq : 2016)

Leave a Comment