penjelasan tentang kurban
DASAR ISLAM, MAKANAN

Sekilas Penjelasan Tentang Kurban

Alomuslim.comPengertian kurban yakni sesuatu yang dihadiahkan untuk tanah suci. Namun, bisa juga dipahami sebagai hewan yang disembelih di tanah suci untuk mendekatkan diri pada Allah.

Tetapi, kurban disyariatkan tidak hanya untuk penyembelihan di tanah suci, karena ia merupakan sunnah yang diperintahkan kepada setiap keluarga muslim, sesuai kemampuan mereka untuk berkurban.

Para ulama bersepakat bahwa penyembelihan hewan kurban hanya boleh dari jenis hewan ternak yang telah ditentukan Allah. Jenis hewan yang paling utama adalah unta, sapi, kambing kemudian domba dan juga biri-biri. Sementara itu, tidak dibolehkan kurban dengan hewan dari jenis seperti, ayam, kuda, ikan atau hewan liar dan yang lainnya.

[irp posts=”2055″ name=”5 Syarat Wajib Haji”]

Untuk hewan yang dikurbankan, sebaiknya telah berusia sesuai dengan yang ditetukan oleh syariat. Domba hendaknya yang berumur enam bulan hingga satu tahun atau yang masuk tahun ketiga dan tidak boleh kurang dari itu. Unta sebaiknya yang telah berumur lima tahun atau lebih. Sapi tidak boleh kurang dari dua tahun, kambing tidak boleh kurang dari satu tahun dan juga biri-biri tidak boleh kurang dari enam bulan.

Bagi orang yang berkurban, diperbolehkan mengambil bagian dari hewan yang ia kurbankan untuk dimakan oleh dirinya dan keluarganya. Hal ini seperti yang dijelaskan oleh firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam kitab-Nya yang Mulia :

“Maka makanlah sebagian darinya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara lagi fakir.” (QS, Al Hajj : 28)

[irp posts=”1835″ name=”Berhaji Jika Mampu ?”]

Referensi :

  • Shahih Fikih sunnah Jilid 2, Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim (Pustaka Azzam : 2015)
  • Minhajul Muslim, Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jaza’iri (Darul Haq : 2016)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *