Perkara Yang Dianjurkan Untuk Berwudhu
BERSUCI, DASAR ISLAM

8 Perkara Yang Dianjurkan Untuk Berwudhu

Alomuslim.com – Anjuran berwudhu dalam beberapa perkara berikut ini merupakan sunnah, dan sebagiannya tidak menjadi keharusan untuk dilakukan. Hanya saja bagi kaum muslimin yang hendak mengerjakan anjuran ini, mereka akan mendapatkan keutamaan atas ibadah yang dikerjakannya, terlebih lagi ketika melakukannya dimaksudkan untuk senantiasa mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, maka akan lebih besar balasannya.

Perkara Yang Dianjurkan Untuk Berwudhu

Adapun perkara-perkara yang dianjurkan untuk berwudhu adalah :

1. Berdzikir kepada Allah

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah menjelaskan ketika tidak menjawab salam dari seorang sahabat, beliau berkata ;

“Sesungguhnya tidak ada yang menghalangiku untuk menjawab salammu hanya saja aku tidak suka menyebut nama Allah (zikir), kecuali aku dala keadaan suci.” (shahih. HR. Abu Dawud 17, An-Nasa’i 1/16, Ibnu maja 350 dan yang lainnya)

Meskipun hal ini bukan keharusan, karena Nabi shallallahu alaihi wa sallam senantiasa mengingat Allah setiap saat, meskipun dalam keadaan berhadats.

2. Hendak tidur

Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Apabila kamu hendak tidur, maka berwudhulah sebagaimana wudhumu ketika hendak shalat, ekmudian berbaringlah pada sisi kananmu, lalu ucapkanlah, Allaahumma aslamtu nafsii ilaika..” (HR. Bukhari 247, Muslim 2710)

3. Orang junub yang ingin makan, minum, tidur atau mengulangi persetubuhan

Dari Aisyah radhiyallahu anha, ia berkata, “Manakala Nabi shallallahu alaihi wa sallam dalam keadaan junub, kemudian ingin makan atau tidur, maka beliau berwudhu seperti wudhu untuk shalat.” (HR. Bukhari 288, Muslim 305, dan yang lainnya)

Demikian juga ketika seseorang hendak melakukan persetubuhan dengan istrinya lagi. (HR. Muslim 3/271, Abu Dawud 217 dan lainnya)

4. Sebelum mandi

Apabila Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam hendak mandi jinabat, maka beliau memulai dengan mencuci tanganya yang kanan dan mengakhiri dengan yang kiri, kemudian mencuci kemaluan dan berwudhu seperti wudhu untuk shalat. (HR. Bukhari 248, Muslim 316)

5. Setelah makan makanan yang dimasak

Perintah berwudhu setelah makan makanan yang dimasak (HR. Muslim 351, Abu Dawud 192, dan lainnya), hanya bersifat anjuran, karena pernah juga suatu kali Nabi shallallahu alaihi wa sallam memotong iga kambing dan memakannya, kemudian beliau diundang shalat, maka beliau berdiri meletakkan pisau lalu shalat tanpa berwudhu. (HR. Bukhari 1/50, Muslim 4/45, Ibnu Majah 490)

6. Memperbarui wudhu setiap hendak shalat

Nabi shallallahu alaihi wa sallam berwudhu setiap kali hendak shalat, namun ketika hari fathu Mekah, beliau berwudhu, mengusap sepatunya dan melaksanakan beberapa kali shalat dengan satu wudhu. (HR. Muslim 277, Abu Dawud 171, dan lainnya)

7. Setiap kali berhadats

Hal ini berdasarkan kisah Bilal, bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mendengar suara sandalnya di Surga. Lalu beliau menanyakan amalan apa yang dilakukan oleh Bilal. Bilal menyebutkan bahwa ketika dirinya berhadats melainkan ia langsung berwudhu. Beliau kemudian berkata, ‘Karena itulah’. (shahih. At-Tirmidzi 2689, Abu Dawud 3055, Ahmad 21962)

8. Karena muntah

Sesungguhnya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah muntah kemudian beliau berbuka -dari puasa-, lalu berwudhu. Dan hal ini dibenarkan oleh seorang sahabat, Tsauban, lalu ia berkata, ‘Kamu benar, sayalah yang telah menuangkan air wudhunya’. (shahih. At-Tirmidzi 87, Abu Dawud 2381)

Demikianlah 8 perkara yang dianjurkan bagi seorang muslim untuk berwudhu. Semoga Allah mudahkan untuk mengamalkan anjuran tersebut. Allahumma aamiin.

Referensi : Shahih Fikih Sunnah Jilid 1, Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim (Pustaka Azzam : 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *