7 Persiapan Menyambut Ramadhan Yang Tak Boleh Dilewatkan – Alomuslim

7 Persiapan Menyambut Ramadhan Yang Tak Boleh Dilewatkan

persiapan menyambut ramadhan

7 Persiapan Menyambut Ramadhan Yang Tak Boleh Dilewatkan – Ramadhan adalah bulan penuh berkah, bulan penuh keistimewaan serta bulan yang di setiap detik dalam waktunya terdapat maghfirah Allah SWT. Ramadhan adalah bulan yang selalu ditunggu oleh setiap muslim yang beriman.

Di bulan inilah pesta rahmat bagi orang-orang beriman digelar, mereka berbondong-bodong memenuhi masjid untuk sholat malam dan memenuhi langit dengan lantunan-lantunan ayat suci Al-Qur’an.

Bukti besarnya ampunan Allah Azza wa jalla kepada mereka yang memenuhi kewajibannya di bulan Ramadhan tertuang dalam sebuah hadits shahih, yang yang diantaranya berbunyi : “………Jibril telah mendatangiku lalu ia berkata ‘Celakalah orang yang menjumpai Ramadhan lalu tidak diampuni’……

Dalam hadits Qudsi Rasulullah SAW menyatakan, yang artinya : “Allah berfirman : Ya anak turun Adam, andai saja kau membawa dosa yang sepenuh bumi lalu kau menjumpai-Ku dalam keadaan tak menyekutukan sesuatu dengan-Ku (Syirik) tentu Aku akan bawakan padamu ampunan yang sepenuh bumi.” (HR.Muslim)

Perintah Puasa di Bulan Ramadhan

Begitu besar keistimewaan bulan ramadhan, sehingga amat disayangkan jika kita tidak menyambutnya dengan penuh suka cita dan benar-benar membuat persiapan untuk menyambut Ramadhan, dimana pada bulan tersebut pintu-pintu surga dibuka dengan lebarnya.

Dari Abu Hurairah Ra, Nabi SAW bersabda yang artinya : “Jika Ramadhan datang, maka terbukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka, dan setan-setan dirantai/dibelenggu

Juga bulan Ramadhan inilah diwajibkan kepada seluruh umat muslim yang beriman untuk mengerjakan amalan khusus di bulan ramadhan, yakni perintah menjalankan ibadah puasa. Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Baqoroh ayat 183, yang artinya : “Hai orang-orang beriman, diwajibkan atasmu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar engkau bertaqwa” (QS Al-Baqoroh:183)

Dari ayat yang bermakana sangat dalam diatas dapat kita ketahui bahwa perintah puasa hanyalah untuk ‘orang-orang yang beriman’. Maksudnya adalah Allah SWT hanya akan menerima amalan-amalan puasa dari orang-orang yang melakukan ibadah tersebut dengan penuh keimanan dalam jiwa-jiwa mereka, untuk semakin menyempurnakan tingkat keimanan mereka hingga bisa meraih predikat hamba yang bertaqwa. (*noteSemoga Allah SWT mengampuni segala kesalahan dan kekhilafan kita baik perkataan, tulisan maupun perbuatan)

Keistimewaan amalan puasa di bulan Ramadhan dibandingkan ibadah atau amalan-amalan lainnya juga bisa kita lihat dari pernyataan Rasulullah SAW yang diabadikan dalam sebuah hadits shahih. Dalam hadits tersebut Rasulullah berkata bahwa semua amalan dari anak keturunan Adam akan kembali kepada dirinya berupa 10 pahala kebaikan atau lebih, kecuali puasa.

Amalan puasa khusus dihaturkan untuk Allah SWT, dan dari-Nya pahala tak terhingga banyaknya akan diberikan kepada setiap hamba yang berpuasa untuk-Nya.

Dari Abu Hurairah , Muhammad Rasulullah SAW bersabda : “Setiap amal kebaikan yang dilakukan manusia akan dilipat gandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipatnya. Allah Ta’ala beriman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku.Aku sendiri yang akan membalasnya.

Karena dia telah menanggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Untuk orang yang menjalankan puasa akan memperoleh dua kebahaian, yakni kebahagiaan saat ia berbuka dan kebahagiaan saat ia berjumpa dengan Rabb-Nya. Sungguh bau mulut orang yang puasa lebih harum di sisi Allah dari bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari nomor 1904, 5927 dan Muslim nomor 1151)

Persiapan Menyambut Ramadhan

Setelah kita tahu begitu besarnya keutamaan bulan Ramadhan. Maka hendaknya kita melakukan persiapan menyambut ramadhan, agar jika telah benar-benar tiba nanti kita bukan termasuk orang-orang yang merugi.

1. Memahami Pentingnya Ramadhan

Sebelum ramadhan tiba, kita harus sudah benar-benar paham betapa pentingnya Ramadhan dan perintah menjalankan ibadah puasa. Seperti yang telah dijelaskan pada penjelasan sebelumnya di poin tentang perintah menjalankan puasa di bulan Ramadhan.

Dimana Allah SWT dalam surat Al-Baqoroh ayat 183 telah dengan jelas mengutus pada seluruh umat muslim yang beriman untuk menjalankan ibadah puasa seperti halnya yang telah di perintahkan oleh Allah kepada para pendahulu kita, agar kita dapat meraih predikat sebagai seorang hamba yang bertaqwa/saleh.

2. Berkaca dan Memaknai Lebih Dalam Ramadhan

Beribadah tak hanya sekedar menjalankan perintah Allah secara dhohir saja, atau hanya menjalankan perintah lahiriahnya. Lebih penting daripada itu, kita harus lebih dalam menyelami makan sebenarnya dari bulan Ramadhan, yang mana secara garis besar disinilah Allah SWT akan menguji prosesntase keimanan kita.

3. Meningkatkan Kualitas Keimanan

Agar kita benar-benar bisa mencapai derajat hamba yang bertaqwa, konsentrasi sepenuhnya haruslah terpusat pada praktek penghambaan kita kepada Allah Azza wa Jalla. Lakukanlah kebaikan, dan perbaiki diri untuk upaya meningkatkan kualitas iman.

Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan kualitas iman sebagai persiapan menyambut ramadhan agar kita tak rugi nantinya, yakni dengan memperbaiki shalat, memperbanyak amalan sunah, mendawamkan bacaan ayat suci al-Qur’an, bersedekah, dan lain sebagainya.

4. Memperbaiki Silaturahmi

Menjalin silaturahmi adalah kewajiban yang harus tetap dilakukan oleh setiap umat muslim. Silaturahmi dengan siapapun dan apapun, terutama dengan sesama umat muslim yang lain. Apalagi di bulan ramadhan yang penuh dengan keberkahan ini, amalan menjalin silaturahmi bisa menjadi satu amalan sederhana yang akan sangat berguna bagi kehidupan kita baik di dunia maupun di akhirat kelak.

5. Melatih Kesabaran

Allah SWT secara khusus menempatkan orang-orang yang sabar di posisi yang istimewa, sebagaimana firman-Nya dalam surat Az-Zumar ayat:10, yang artinya : “Sesungguhnya hanya orang-orang yang sabar yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az Zumar:10)

Puasa sendiri adalah satu amalan yang juga sangat berguna untuk melatih kesabaran. Saat menjalani puasa kita dipaksa untuk mengesampingkan kebutuhan-kebutuhan jiwa dan raga seperti umumnya yang kita lakukan sehari-hari seperti makan, minum, dan lain-lain. Kesabaran dalam puasa juga diuji dengan bagaimana kita harus menahan amarah dan syahwat yang akan mengajak kita terjun ke jurang dosa.

6. Segera Ganti Hutang Puasa Tahun Lalu

Persiapan menyambut ramadhan selanjutnya yang juga tak kalah p-entingnya adalah mengganti atau meng-qadha’ kewajiban puasa tahun lalu yang ditinggalkan. Coba kita ingat kembali, di ramadhan kemarin berapa hari kita meninggalkan kewajiban puasa ramadhan karena satu halangan. Mumpung ramadhan belum tiba dan kita masih ada di bulan sya’ban jangan sampai kita menunda lagi untuk mengganti puasa yang terlewat di ramadhan sebelumnya.

Dari A’isyah Ra, dia berkata,”Aku tidak mengqadha’ dari apa yang diwajibkan atasku di bulan Ramadhan kecuali di bulan Sya’ban hingga Rasulullah SAW wafat,” (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah, Ahmad) hadits ini adalah hadits yang shahih.

7. Jaga Kesehatan

Jangan sampai kita terkendala dalam mencari berkah di bulan ramadhan karena kesehatan fisik yang terganggu. Meskipun sebenarnya praktek berpuasa adalah salah satu aktivitas yang bahkan bisa membuat tubuh sehat, namun dalam kondisi tertentu saat tubuh melemah karena asupan energi kurang hendaknya kita tetap menjaga untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang bisa membahayakan kesehatan.

Banyak-banyak lah berolahraga, atur waktu dengan tepat, dan konsumsi makanan-makanan yang menyehatkan tubuh. Hindari makanan yang tidak bermanfaat, namun justru malah bisa menjadi penyebab timbulnya penyakit. Alahkah ruginya kita jika tidak melakukan persiapan menyambut ramadhan dengan menjaga kestabilan tubuh.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *