Posisi Imam Dalam Shalat Jenazah
DASAR ISLAM, KEMATIAN DAN JENAZAH

Dimanakah Posisi Imam Dalam Shalat Jenazah ?

Alomuslim.com – Para ulama berbeda pendapat dalam perkara posisi seorang imam ketika memimpin shalat jenazah. Ada sebagian ulama yang berpendapat bahwa posisi seorang imam berdiri di depan dada jenazah, baik laki-laki maupun perempuan. Namun ini merupakan pendapat yang lemah dan tertolak menurut Syaikh Al Allamah Al Albani.

Adapun pendapat mayoritas ulama, dan inilah pendapat yang terkuat, menyebutkan bahwa posisi seorang imam berdiri lurus dengan kepala jika mayitnya adalah laki-laki. Namun jika si mayit adalah wanita, maka imam berdiri di depan bagian tengah tubuh mayit.

Dalil yang menjadi sandaran pendapat ini adalah hadits Anas bin Malik radhiallahu anhu, ia perna berdiri menshalati jenazah laki-laki, ia berdiri di depan kepalanya (lurus dengan kepada si mayit). Kemudian di datangkan jenazah wanita, maka Anas menshalati dengan berdiri di depan bagian tengah tubuh mayit.

Ada seseorang menanyakan hal tersebut, ‘Wahai Abu Hamzah (Kunyah atau panggilan Anas), beginikah cara Rasulullah berdiri (seperti yang telah engkau lakukan)?’Anas menjawab, ‘Ya.’ Maka orang tersebut kemudian berpaling kepada yang lain dan berkata, ‘Perhatikanlah baik-baik.’ (shahih. HR. Abu Dawud no. 3194, At Tirmidzi no. 1034 dan yang lainnya)

Selain itu, disunnahkan juga bagi para makmum yang ikut menshalati untuk berbaris tiga shaff meskipun jumlah jama’ah shalatnya sedikit. Hal ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam,

“Tidaklah seseorang meninggal dunia, kemudian dishalati kaum muslimin dengan berbaris tiga shaff, kecuali ia akan masuk surga.” (hasan. HR. Abu Dawud no. 3150, At Tirmidzi no, 1033 dan Ibnu Majah no. 1490)

Tetapi semakin banyak jama’ah yang menshalati maka itu akan semakin baik bagi mayit.

Wallahu a’lam.

Referensi :Shahih Fikih Sunnah Jilid 1, Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim (Pustaka Azzam : 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *