Puasa 6 Hari Di Bulan Syawal Senilai Dengan Puasa Selama Setahun

puasa 6 hari di bulan syawal

Puasa 6 Hari Di Bulan Syawal Senilai Dengan Puasa Selama Setahun – Setiap orang beriman pasti merasakan kesedihan karena ditinggalkan oleh bulan suci Ramadhan. Mereka bersedih karena telah berlalunya bulan yang sangat istimewa, yang memiliki banyak keutamaan dan memberikan banyak kebaikan atas diri mereka.

Bagaimana tidak, setiap amal ibadah yang mereka kerjakan di bulan Ramadhan akan diganjar dengan balasan yang berlipat ganda, melebihi balasan pada sebelas bulan lainnya.

Namun yang menjadi kesedihan terbesar bagi mereka adalah tidak adanya jaminan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk memberikan kesempatan berjumpa kembali dengan bulan Ramadhan pada tahun-tahun berikutnya. Sementara bagi orang-orang yang tidak memiliki keimanan di hati mereka, hal tersebut tidaklah membuat mereka bersedih.

Baca Juga : Cara Meningkatkan Keimanan Seorang Muslim

Akan tetapi berbahagialah bagi orang-orang beriman yang berhasil menjaga diri mereka untuk berpuasa selama sebulan penuh di bulan Ramadhan. Karena mereka akan mendapatkan ampunan serta dijauhkan dari siksa api neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun bahkan lebih dari itu. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiallahu anhu, Nabi  bersabda :

“Tidaklah seorang hamba berpuasa satu hari di jalan Allah, melainkan Allah akan menjauhkan wajahnya dari api neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun.” (HR. Bukhari IV/35, Muslim no. 1153)

Kalau dihitung menggunakan logika manusia, satu hari berpuasa sama dengan dijauhkan dari api neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun, bagaimana jika berpuasa sebulan penuh? Bagaimana jika berpuasa sepanjang tahun? Tetapi mungkinkah seseorang berpuasa setahun penuh? Bagi sebagian orang mustahil akan ada orang yang sanggup melaksanakan puasa selama satu tahun penuh.

Syariat Islam memang melarang umatnya untuk berpuasa selama satu tahun penuh. Selain karena memberatkan, juga karena ada hari-hari dalam satu tahun yang dilarang untuk berpuasa, seperti larangan berpuasa pada dua hari raya Ied, berpuasa pada hari tasyriq (tanggal 11,12, 13 bulan Dzulhijjah) dan juga yang lainnya.

Puasa setahun penuh memang tidak mungkin, akan tetapi, apabila seorang mukmin telah menyelesaikan puasa sebulan penuh di bulan Ramadhan kemudian melanjutkan dengan puasa selama enam hari di bulan Syawal, maka ia dianggap seperti puasa selama setahun penuh. Hal ini ditegaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Ayyub Al Anshari radhiallahu anhu, bahwa Rasulullah bersabda :

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian melanjutkannya dengan enam (hari) dari (bulan) Syawal, maka itu seperti puasa setahun.” (HR. Muslim 2/822)

Keutamaan ini hanya berlaku bagi orang mukmin yang mampu menunaikan puasa Ramadhan selama sebulan penuh, tidak bagi yang lainnya. Maka bagi kaum mukminin yang telah menyelesaikan puasa Ramdhannya, lanjutkanlah dengan menunaikan puasa enam hari di bulan Syawal.

Hukum puasa enam hari di bulan Syawal memang hanya sebatas Sunnah, sehingga tidak ada paksaan bagi mereka untuk melaksanakannya. Semoga Allah berikan kemudahan bagi kaum mukminin untuk menunaikan ibadah puasa enam hari di bulan Syawal. Allahumma aamiin.

Referensi : Bulughul Maram, Al Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani (Darul Haq : 2016)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *