Rukun Mandi Wajib
BERSUCI, DASAR ISLAM

Rukun Mandi Wajib : Meratakan Air Ke Seluruh Tubuh

Alomuslim.com – Hakikat mandi adalah mengguyurkan air ke seluruh tubuh dan meratakannya ke seluruh sela-sela rambut dan kulit. Dan cara ini telah disebutkan pada beberapa hadist yang berbicara tentang sifat mandi wajibnya Rasulullah shallallahu alaihi was sallam.

Diantara hadits-hadits itu terdapat sebuah hadits dari Aisyah, “..kemudian beliau mengguyurkan air ke seluruh tubuhnya.” Al Hafizh Ibnu Hajar berkata dalam kitab Fath Al Baari (1/361), penekanan ini menunjukkan bahwa ketika mandi wajib beliau shallallahu alaihi was sallam meratakan seluruh tubuhnya dengan air.

Hadits dari Jubair bin Muth’im radhiallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi was sallam bersabda :

“Adapun aku, mengambil air dengan dua telapak tanganku sebanyak tiga kali, lalu aku mengguyurkannya ke kepalaku kemudian aku meratakannya ke seluruh badanku.” (shahih. HR. Ahmad 4/81)

Sebagian ulama menganggap, meratakan seluruh tubuh dengan air termasuk kewajiban dalam mandi wajib bukan sekedar rukun. Dalilnya adalah hadits Ummu Salamah radhiallahu anhu, dia berkata, “Aku pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, ‘Wahai Rasulullah, aku seorang wanita yang suka mengepang rambutku, apakah ketika mandi junub (wajib) aku harus melepasnya?’

Beliau menjawab :

“Tidak, cukup bagimu untuk membasuh kepalamu tiga kali basuhan kemudian kamu guyurkan air ke seluruh tubuhmu, dengan demikian kamu telah suci.” (HR. Muslim no. 330, Abu Dwud no. 251, An-Nasa’i 1/131, At-Tirmidzi no. 105, Ibnu Majah no. 603)

Adapun memijat-mijat anggota tubuh, berkumur-kumur dan membersihkan hidung ketika mandi hukumnya adalha sunnah, ini adalah pendapat yang rajih (kuat) diantara pendapat para ulama dan merupakan pendapat mayoritas ulama.

Wallahu a’lam.

Referensi : Shahih Fikih Sunnah Jilid 1, Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim (Pustaka Azzam : 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *