Sebab-Sebab Diharamkannya Makanan Dan Minuman
DASAR ISLAM, MAKANAN

Sebab-Sebab Diharamkannya Makanan Dan Minuman

Alomuslim.com – Seringkali umat Islam merasa bingung dengan makanan atau minuman yang mereka nikmati, apakah ia termasuk dari yang halal atau haram. Kebingungan mengenai halal atau haram ini seringkali memunculkan rasa was-was dalam diri seorang muslim. Sehingga terkadang membuat mereka meniggalkan makanan dan minuman yang halal atau malah terjebak pada yang haram.

Sebab Diharamkannya Makanan Dan Minuman

Para ulama ahli fikih telah merunut alasan-alasan dalam menghukumi haramnya suatu makanan atau minuman, bahwa setiap makanan atau minuman apapun jenisnya, haram dimakan karena salah satu diantara lima sebab di bawah ini :

  • Mengandung efek negatif (membahayakan) bagi badan atau akal. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Dan janganlah kamu membunuh dirimu ; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.” (QS. An Nisaa : 29)
  • Memabukkan, membius dan menghilangkan kesadaran atau menidurkan. Haram hukumnya mengkonsumsi barang-barang memabukkan yang bisa menghilangkan akal, seperti minuman keras dan segala jenis yang memabukkan (narkoba).
  • Najis. Haram hukumnya memakan semua makanan yang najis, atau yang terkena najis yang tidak bisa dimaafkan.
  • Menjijikan menurut standar akal sehat, misalnya makanan yang terbuat dari daging tikus, makanan yang bercampur dengan kecoak, dan yang sebagainya.
  • Tidak diizinkan syariat karena hak orang lain. Haram hukumnya memakan makanan yang bukan miliknya dan belum mendapatkan izin baik dari pemiliknya atau syari’at, seperti makanan hasil ghasab (mengambil tanpa izin), hasil curian, makanan hasil perjudian dan lain-lain.

Demikianlah lima sebab diharamkannya makanan dan minuman, apabila terdapat salah satu saja sebab diantara yang disebutkan diatas, maka makanan dan minuman tersebut adalah haram. Tetapi apabila makanan dan minuman tersebut terlepas dari sebab-sebab diatas, maka makanan tersebut adalah halal.

Namun apabila anda masih ragu dengan makanan dan minuman yang dikonsumsi, maka silahkan merujuk pada Al Qur’an dan Sunnah untuk mengetahui jenis makanan apa saja yang telah diharamkan menurut syariat.

Wallahu a’lam.

Referensi : Shahih Fikih Sunnah Jilid 2, Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim (Pustaka Azzam : 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *