Sejarah Masuknya Berhala Ke Tanah Suci

Sejarah Masuknya Berhala

Alomuslim.com – Jauh sebelum syariat Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi was sallam datang ke tanah Arab, masyarakat Jahiliyah Arab awalnya memeluk agama Nabi Ibrahim alaihissallam yang disebarkan oleh Nabi Ismail alaihissallam yang dikenal dengan agama Hanif (tauhid/lurus). Sampai pada suatu masa ketika keturunan Nabi Ismail alaihissallam dan suku Jurhum yang telah berkuasa di tanah Arab, diusir oleh suku Kinanah dan Khuza’ah.

Ketika suku Kinanah dan Khuza’ah berkuasa di tanah Arab inilah awal mula kesyirikan melanda tanah suci. Adalah Amr bin Luhay, salah seorang pemimpin bani Khuza’ah, yang pertama kali membawa berhala masuk ke tanah suci, dan meletakkannya di Baitullah. Amr bin Luhay di kenal oleh penduduk Mekah sebagai orang yang dermawan dan membantu para jamaah haji, karena sifatnya ini masyarakat Arab sangat memujinya dan menghormatinya. Sehingga ia dianggap sebagai salah seorang yang disegani.

Hingga suatu kali ia pergi ke Syam untuk sebuah urusan. Di Syam, dia mendapati penduduknya memiliki banyak berhala yang mereka sembah. Penduduk Syam memiliki banyak berhala yang mereka sembah. Amr bin Luhay penasaran, kenapa mereka menyembah berhala-berhala tersebut. Hingga akhirnya, Amr bin Luhay meminta satu berhala yang bisa ia bawa pulang ke Mekah.

Penduduk Syam memberinya satu berhala yang dikenal dengan nama Hubal, dan inilah berhala pertama yang mengotori kesucian kota Mekah. Amr bin Luhay tiba di Mekah dengan membawa berhala Hubal, kemudian dia memancangkannya dan memerintahkan kepada seluruh masyarakat Arab untuk menyembah dan mengagungkannya. Masyarakat Arab-pun menurutinya karena ia dianggap sebagai salah seorang yang paling mengerti urusan ibadah.

Setelah berhala Hubal tersebut disembah, kemudian muncullah berhala-berhala lain yang di sembah oleh setiap suku di Arab, diantara yang dikenal adalah Manat, Al Latta, Al Uzza, Isaf dan Nailah. Bahkan menurut satu riwayat, jumlah berhala yang ada mencapai 320 buah. Berhala tersebut turun-temurun di sembah oleh suku Quraisy dan juga orang-orang yang datang untuk berhaji ke Baitullah, sampai datangnya Islam yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu alaihi was sallam.

Referensi :

  • Sirah Nabawiyah Ibnu Ishaq, Ibnu Hisyam (Akbar Media : 2015)
  • Orang Yang Pertama Mengubah Nabi Ibrahim Di Mekah, Kisah Muslim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *