seorang muslim cinta kematian
DASAR ISLAM, KEMATIAN DAN JENAZAH

Seorang Muslim Cinta Kematian

Seorang Muslim Cinta Kematian – Setiap manusia mungkin membenci kematian. Fitnah dunia telah membuat manusia terjangkit penyakit Al Wahn, yaitu penyakit cinta dunia dan takut kematian. Mereka larut dalam kesibukan mengejar dunia dan mengumpulkan harta kekayaan, hingga lupa bahwa kematian akan menjemput.

Seorang muslim harus sadar hakikat kehidupan yang hanya sementara, dan perjumpaan kepada Allah adalah cita-citanya. Anas bin Malik radhiallahu anhu meriwayatkan hadits dari Rasulullah :

“Barangsiapa yang cinta untuk berjumpa dengan Allah, maka Allah juga cinta untuk berjumpa dengannya dan barangsiapa yang benci bertemu dengan Allah, maka Allah juga akan benci berjumpa dengannya. Kami mengatakan, ‘Wahai Rasulullah, kami semua benci kematian?’

Baca Juga : Sahabat Yang Terlibat Dalam Mengurus Jenazah Nabi SAW

Rasulullah bersabda, ‘Itu bukanlah benci kepada kematian, akan tetapi, seorang mukmin ketika sedang sekarat, datang kepadanya seorang pemberi kabar gembira dari Allah, sehingga tidak ada sesuatupun yang lebih dicintainya daripada berjumpa dengan Allah, maka Allahpun cinta untuk berjumpa dengannya.

Sedangkan orang jahat atau orang kafir, saat sedang sekarat, datang kepadanya gambaran keburukan yang akan dia tempati atau keburukan yang akan dia temui, akhirnya dia benci berjumpa dengan Allah dan Allahpun benci berjumpa dengannya.” (HR. Ahmad & An Nasa’i)

Seorang muslim tidak akan tertipu oleh kehidupan dunia dengan berbagai perhiasannya, karena dia sadar bahwa segala yang hidup pasti akan mengalami kematian, dan sungguh perjumpaan dengan Allah adalah hal yang paling dicintainya dari apapun yang ada di dunia.

Wallahu ‘alam.

Referensi : Shahih At Targhib wa At Tarhib Jilid 6, Syaikh Muhammad Nasiruddin Al Albani (Darul Haq : 2016)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *