Mengenal Bacaan Sholawat Nabi dan Beragam Keutamaannya – Alomuslim

Mengenal Bacaan Sholawat Nabi dan Beragam Keutamaannya

sholawat nabi

Mengenal Bacaan Sholawat Nabi dan Beragam Keutamaannya – Tentu kita masih ingat, poin keempat dari rukun iman. Rukun iman keempat adalah iman kepada Nabi dan Rasul. Iman berarti percaya, percaya berarti mengikuti, dan mengikuti harus juga mencintai. Salah satu cara umat mencintai rasulnya adalah dengan terus ber-shalawat kepadanya. Shalawat adalah salah satu amalan yang sebaiknya menjadi rutinitas di kehidupan setiap muslim.

Karena selain menjadi bukti kecintaan kita kepada Nabi SAW, shalawat juga memiliki berbagai keutamaan yang akan mendatangkan banyak manfaat di kehidupan kita, baik dunia, maupun akhirat. Nah, untuk itulah AloMuslim kali ini akan mengajak sobat pembaca untuk lebih dekat mengenal bacaan sholawat dan beragam keutamaannya.

Hukum Sholawat Nabi

hukum sholawat nabi
Hukum Sholawat Nabi

Membaca sholawat adalah salah satu dari sunnah Nabi SAW, bahkan juga merupakan perintah langsung dari Allah SWT. Bahkan berbeda dengan ibadah lainnya, untuk sholawat bahkan Allah SWT mencontohkan sendiri kepada para hamba-Nya. Seperti yang ada dalam Al-Qur’an surat Al-Ahzab ayat 56-57. Allah berfirman,

إِنَّ اللَّهَ وَ مَلَئكتَهُ يُصلُّونَ عَلى النَّبىّ‏ِ يَأَيهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صلُّوا عَلَيْهِ وَ سلِّمُوا تَسلِيماً

yang artinya : “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang – orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS.Al-Ahzab 33:56)

Rasulullah SAW sendiri juga telah menegaskan kepada seluruh umatnya agar senantiasa ber-sholawat kepada Nabi SAW. Sebagaimana diwriwayatkan dalam sebuah hadits, oleh Imam Turmudzi dari sahabat Ibnu Mas’ud r.a. Rasulullah SAW bersabda:”Manusia yang paling pantas untuk bersama denganku adalah yang paling banyak bersholawat kepadaku.”

Selain disunnahkan, ada keadaan tertentu yang seakan-akan merubah hukum sholawat yang semula sunnah menjadi wajib. Tapi, ini hanya berlaku pada kondisi khusus saja, yakni ketika seorang muslim mendengar nama Rasulullah SAW disebut. Maka saat itu juga wajib baginya untuk bersholawat kepada Nabi SAW. Seperti sabda beliau Rasulullah SAW:”Orang yang ketika namaku disebut di sisinya namun ia tak mau bersholawat kepadaku, itulah manusia yang bakil.”(HR. ImamTurmudzi)

Nah, dari ayat al-Qur’an dan penegasan hadits Rasulullah SAW diatas, kini setidaknya kita telah tahu bahwa bersholawat kepada Nabi SAW adalah salah satu amalan yang harus senantiasa diingat dan dilakukan oleh seluruh umat. Karena dari hadits tersebut, juga tersirat bahwa salah satu syarat agar kita mendapat syafaat dari Nabi SAW, adalah dengan mendawamkan amalan sholawat demi meningkatkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW.

Sungguh, syafaat Rasulullah SAW yang bisa kita harapkan kelak di padang ma’syar. Hadis riwayat Imam Muslim, Imam Tirmidzi, Imam Ibnu Majah, dan Imam Ahmad. Sabda Rasulullah: “Setiap Nabi mempunyai doa yang mustajabah, maka setiap Nabi doanya dikabulkan segera, sedangkan saya menyimpan doaku untuk memberikan syafaat kepada umatku di hari kiamat. Syafaat itu insya Allah diperoleh umatku yang meninggal tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun.”

Dari Anas bin Malik r.a, Nabi SAW bersabda,“Aku adalah orang yang pertama memberi syafaat di surga, dan aku adalah Nabi yang paling banyak pengikutnya.” (HR. Muslim)

Sebuah kisah dari Abu Hurairah r.a, saat itu ia menanyakan sesuatu kepada Nabi SAW, yang isinya tentang siapa umat Nabi SAW yang akan paling bahagia di hari kiamat dengan syafaat dari Rasulullah SAW. Rasulullah SAW pun menjawab: Orang yang paling berbahagia dengan syafaatku pada hari kiamat adalah orang yang mengucapkan, “LAA ILAAHA ILLALLAH MUHAMMADUR RASULULLAH” dengan ketulusan  hati atau jiwanya.” (HR.Imam Bukhari & Ahmad)

Dari beberapa bukti diatas, sudah jelas alasannya kenapa kita harus terus mengaturkan salam dan sholawat kepada Rasulullah SAW. Karena sesungguhnya, seberapa berat amal perbuatan yang telah kita lakukan tak akan mampu menyelamatkan kita dari siksa api neraka, kecuali Ridhlo dari Allah SWT serta syafaat dari Rasullah SAW.

!! اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ

Bacaan Sholawat Nabi Muhammad SAW Lengkap

Sholawat Nabi Muhammad SAW
Sholawat Nabi Muhammad SAW

Di kalangan umat islam, sholawat sendiri dikenal dengan ragamnya yang banyak. Ada yang langsung diajarkan oleh nabi ada yang tidak , ada yang pendek dan ada yang panjang, ada yang pakai sayyidina ada yang tidak, dll. Mana yang benar? Semua benar, asalkan berisi tentang pengungkapan rasa cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW.

Karena untuk media pembuktian kasih dan sayang melalui kata-kata, maka bukan hal yang aneh jika lalu muncul sholawat-sholawat Nabi yang dirangkai oleh para ulama’ terdahulu menggunakan rangkaian kata bahasa cinta yang indah. Karenanya kita tak perlu memperdebatkan tentang perbedaan lafadz sholawat. Dan jika tetap ada yang bertanya mana yang benar dan mana yang salah? Maka, jawabannya adalah yang tidak sholawat itu yang salah!

Berikut ini adalah ragam bacaan sholawat lengkap dengan tulisan Arab sholawat Nabi, menurut para ulama’ dan para ahli hadits.

Ragam Bacaan Sholawat Nabi | Tulisan Arab Sholawat Nabi

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ

Allahumma shollii wasallim alaa nabiyyina Muhammad

yang artinya : “Ya Allah, limpahkanlah sholawat dan salam kepada Nabi kami Muhammad.” (HR.At-Thabrani)

Dari zaid bin Abdullah

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ

Allahumma sholli ‘ala Muhammad an nabiyyil ummiyyi’

yang artinya : “Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad Nabi yang Ummi.”

Dari hadist riwayat bukhori

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama shollaita ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid. Allahumma barik ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama barokta ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid.

yang artinya : “Ya allah berilah sholawat kepada Muhammad dan keluarganya karena engkau memberi sholawat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya engkau Maha Terpuji lagi Maha Penyayang Ya Allah berilah sholawat kepada Muhammad dan keluarganya karena engkau memberi sholawat kepada keluarga Ibrahim.Sesungguhnya engkau Maha Terpuji lagi Maha Penyayang.

Dari Ka’ab bin Ujrah

اللَّهُمَّ صّلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama shollaita ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid

yang artinya : “Ya allah berilah sholawat kepada muhammad dan keluarganya karena engkau memberi sholawat kepada keluarga ibrahim. Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Penyayang.”

Penutup

Selain daripada yang disebutkan diatas, seperti yang sebelumnya telah kita bahas. Masih ada banyak bacaan sholawat Nabi SAW yang banyak dipakai oleh umat muslim, beberapa diantaranya adalah sholawat Nariyah, sholawat munjiyat, sholawat al fatih, dll.

Berkah bacaan sholawat kepada Nabi, semoga kita termasuk salah satu dari umat Nabi SAW dari golongan yang mendapatkan syafaat kelak di yaumul kiamah. Alangkah bahagianya jika di akhirat kita dapat berkumpul dengan junjungan kita, kekasih kita Rasul yang mulia Muhammad Salallahu ‘alaihi wa sallam. Amin

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *