silsilah keluarga rasulullah
DASAR ISLAM, KISAH NABI DAN RASUL

Inilah Silsilah Keluarga Rasulullah SAW

Alomuslim.com – Silsilah Keluarga Rasulullah SAW Keluarga yang ingin kita bahas pada artikel ini merupakan keluarga dari seorang manusia yang paling mulia, yang pernah menginjakkan kakinya di muka bumi, dialah Muhammad bin Abdullah, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Rasulullah memiliki garis nasab yang sangat mulia hingga kepada Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim alaihissalam.

Dalam syariat Islam dan budaya bangsa Arab, bahwa garis nasab dilihat dari keluarga ayah. Sementara garis nasab dari keluarga ibu tidak terlalu diperhatikan. Orang-orang Arab memiliki budaya yang sangat kuat dalam menjaga garis keturunan, sehingga tetap dapat mengenali orangtua mereka meskipun telah berlalu beberapa generasi.

Tanda untuk mengenali asal keluarga seseorang adalah dengan penggunaan penyebutan “bin” setelah nama orang tersebut hingga beberapa nama ‘ke atas’.

Kata ‘bin’ digunakan untuk menyandarkan nama seorang anak laki-laki kepada ayahnya, kakeknya dan seterusnya, sebagai tanda ia merupakan keturunannya. Sementara ‘binti’ biasa digunakan untuk anak perempuan kepada ayahnya. Untuk garis nasab, tidak ada penyandaran nama seorang anak, baik laki-laki maupun perempuan kepada ibunya, kecuali Nabi Isa alaihissalam  atau anak yang lahir karena zina.

Silsilah Keluarga Rasulullah 

Nama ayah baginda Nabi  adalah Abdullah bin Abdul Muthallib. Abdullah merupakan anak laki-laki dari Abdul Muthallib. Abdul Muthallib merupakan putra dari Hasyim, oleh karenanya Rasulullah dikenal sebagai orang Quraisy dari Bani Hasyim. Bani Hasyim merupakan salah satu suku terhormat diantara masyarakat Arab pada masa itu. Mereka dikenal sebagai suku yang bertugas untuk menjaga Ka’bah.

Setelah Hasyim wafat, kepemimpinan suku Quraisy diwariskan kepada putranya, Muthalib yang kemudian dilanjutkan oleh, kakek Rasulullah , Abdul Muthallib yang merupakan seorang pemimpin Quraisy yang sangat disegani. Abdul Muthallib memiliki sepuluh anak laki-laki dan enam anak wanita, dari sekitar tujuh orang istri.

Diantara anak laki-lakinya adalah Al Abbas, Hamzah, Abdullah, Abu Thalib yang memiliki nama asli Abdu Manaf, Zubair, Al Harits, Hajl, AL Muqawwim, Dhirar dan Abu Lahab yang bernama asli Abdu Uzza.Sedangkan keenam anak perempuannya adalah Shafiyyah, Ummu Hakim Al Baidha’, Atikah, Umaimah, Arwa dan Barrah.

Ibu dari Al Abbas dan Dhirar adalah Nutailah binti Janab bin Kulaib. Ibu dari Hamzah, AL Muqawwim dan Hajl serta Shafiyyah adalah Halah binti Wuhaib bin Abdu Manat. Ibu dari Abdullah, ayah Rasulullah , Abu Thalib, Zubair dan semua bibi Rasulullah selain Shafiyyah adalah Fathimah binti Amr bin Aidz. Sementara ibu dari paman Nabi yang diabadikan dalam Al Qur’an, yakni Abu Lahab adalah Lubna binti Hajar bin Abdu Manaf.

Diantara paman Nabi  yang masih hidup dimasa kerasulan, dua orang diantaranya memeluk Islam dan berjuang bersama Nabi  yakni Al Abbas dan Hamzah. Sementara dua orang lainnya tidak sampai memeluk Islam yakni Abu Thalib dan Abu Lahab. Abu Thalib dikenal sebagai paman yang merawat Nabi setelah Aminah dan Abdul Muthalib meninggal. Abu Thalib merupakan seseorang yang selalu melindungi Rasulullah dari gangguan suku-suku Quraisy yang mau menyakiti beliau.

Sementara Abu Lahab adalah paman Nabi  yang sangat keras menentang keluarganya yang selalu melindungi Nabi dan sangat membencinya. Sehingga Allah mengabadikan salah satu surat dalam Al Qur’an dengan namanya, yaitu surat Al Lahab. Disebutkan bahwa Allah menghinakannya pada saat kematian dengan penyakit bisul-bisul disekujur tubuhnya,

sehingga selama 3 hari mayatnya terlantar tidak ada yang mau mendekati. Bahkan harus dimasukkan kedalam kubur dengan didorong menggunakan kayu yang panjang, kemudian setelah masuk dilempari dengan bebatuan hingga jasadnya tertimbun.

Ibu Rasulullah   adalah Aminah binti Wahb bin Abdu Manaf. Ibu dari Aminah, atau nenek Rasulullah ﷺ adalah Barrah binti Abdul Uzza bin Utsman. Dari jalur ibupun Rasulullah memiliki garis nasab yang sama baiknya, sehingga dikatakan bahwa Rasulullah ﷺ merupakan anak cucu Adam yang paling mulia keturunan dan nasabnya baik dari garis ayah dan ibunya.

Wallahu ‘alam.

Referensi :

  • Sirah Nabawiyah, Ibnu Hisyam (Akbar Media : 2015)

Dan dari berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *