Sunnah Rasulullah Membantu Pekerjaan Istri di Rumah

Sunnah Rasulullah Membantu Pekerjaan Istri

Sunnah Rasulullah Membantu Pekerjaan Istri di Rumah – Satu hal kecil yang mungkin kebanyakan dari kita ‘para suami’ jarang sekali -mengetahuinya. Ya! tentang salah satu sunnah Rasulullah membantu istri di rumah. Nabi kita, Muhammad SAW ternyata telah sangat lama mengajarkan kita tentang salah satu bagian dari emansipasi wanita.

Akhlak beliau dalam berumah tangga memang snagat istimewa sekali. Bahkan sebagai makhluk nomor satu di dunia, beliau masih sangat menghargai pendamping hidupnya. Salah satunya adalah dengan membantu pekerjaan rumah istri beliau.

Diriwayatkan oleh Ummul Mukminin, Aisyah R.a. Beliau istri Rasulullah SAW berkata :”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam kesibukan membantu istrinya, da jika tiba saat shalat maka beliau pergi utnuk shalat.” (Hr. Bukhari). Itulah jawaban Siti Aisyah R.a, istri kesayangan Rasulullah ketika mendapat pertanyaan dari Al-Aswad. Kala itu Al-Aswad menanyakan tentang apa yang dikerjakan oleh Rasulllah saat sedang bersama dengan keluarga beliau.

Inilah bukti bahwa Rasulullah adalah seorang yang sangat memiliki ketawadlu‘an yang tinggi. Kerendahan hati beliau benar-benar contoh terbaik yang harus kita tiru. Dengan merendahkan hatinya dan membantu pekerjaan-pekerjaan yang umum dilakukan oleh wanita sebagai seorag istri terbukti tak membuat harkat dan martabat Rasulullah SAW jatuh. Bahkan sebaliknya Allah SWT akan meninggikan drajat orang-orang yang memiliki sifat tawadhu’.

Dari Abu Hurairah R.a, bersabda Rasulullah SAW :”Tidaklah seseorang tawadhu’ (merendahkan hati) karena Allah melainkan Dia akan meninggikan derajatnya.” (HR. Muslim, no. 2588).

Sunnah Rasulullah SAW yang satu ini seringkali disepelekan, bahkan sebagian malah menganggap ini hal yang remeh. Kebanyakan dari kita pasti akan enggan untuk membantu pekerjaan-pekerjaan rumah istri. Mungkin kita akan berfikir, bukan kah sudah impas!

Suami bekerja mencari nafkah, istri mengurus pekerjaan rumah. Nah, itulah kesalahan kita yang mulai sekarang haruslah mulai ditinggalkan. Karena sayang sekali jika sunnah Rasulullah SAW yang sangat mudah untuk dikerjakan ini kita tinggalkan begitu saja.

Manfaat Menjalankan Sunnah Rasulullah Membantu Istri di Rumah

1. Bukti Cinta Kepada Rasulullah SAW

bukti cinta Sunnah Rasulullah Membantu Pekerjaan Istri

Mencintai Rasulullah SAW sebagai rasul utusan Allah SWT adalah satu kewajiban bagi seluruh umat muslim dari kalangan apapun. Seperti yang telah jelas ada di dalam al Qur’an surat At Taubah ayat 24.

Allah SWT berfirman, yang artinya :”Katakanlah: “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya”. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.” (QS. At Taubah: 24)

Begitu utamanya mencintai Rasulullah SAW, bahkan seseorang tidak diperbolehkan mencintai dirinya lebih dari cintanya kepada Nabi. Allah berfirman,”Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri.” (QS. Al Ahzab: 6)

Nah, salah satu cara untuk membuktikan cinta kita kepada nabi SAW, selain terus ber-shalawat atasnya kita juga hendaknya berusaha untuk terus menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah SAW.

“Katakanlah: Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, maka ikutilah (sunnah/petunjuk)ku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS Ali ‘Imran:31)

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (balasan kebaikan pada) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah” (QS al-Ahzaab:21)

2. Melatih Sifat Tawadhu’

Melatih Sifat Tawadhu' Sunnah Rasulullah Membantu Pekerjaan Istri

Seperti yang telah dijelaskan diatas, sesungguhnya tak ada yang akan meninggikan derajat anak manusia di dunia dan akhirat kecuali ketawadhu’annya. Bahkan, Allah SWT tak menyukai sifat-sifat yang  merupakan kebalikan dari tawadhu’.

Seperti yang tertuang dalam Al-Qur’an surat Asy Syu’ara ayat 215, Allah SWT berfirman yang artinya :“Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, dari kalangan orang-orang yang beriman.” (QS. Asy-Syu’ara`: 215).

Begitu juga Sabda Rasulullah SAW yang di abadikan dalam sebuah Hadits shahih. Dari sahabat Iyadh bin Himar R.a, Rasulullah SAW bersabda :”Dan Allah mewahyukan kepadaku agar kalian saling merendahkan diri agar tak ada seseorang pun yang berbangga diri pada yang lainnya dan agar tak seorang pun berlaku dzalim pada yang lain.” (HR. Muslim no. 2865).

3. Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga

menjaga keharmonisan Sunnah Rasulullah Membantu Pekerjaan Istri

Jika kita pikirkan baik-baik, sebenarnya pekerjaan istri di rumah tu adalah satu pekerjaan yang berat. Dan bahkan itu harus mereka lakukan setiap hari selama hidupnya sampai akhir hayat. Bayangkan apa yang mereka rasakan jika perasaan bosan dengan pekerjaannya itu datang?

Kita sebagai seorang laki-laki, jika sedang lelah bekerja mungkin bisa tidak masuk bekerja sementara. Apalagi jika kita adalah seorang pegawai atau karyawan, yang mana ada masa tertentu di saat kita akan diberhentikan dari pekerjaan kita karena dianggap telah selesai masa kerja dan pengabdian kita pada instasi tempat kita bekerja.

Nah, jika seorang istri? apa pekerjaan mereka ada masa pensiunnya? Bahkan ketika mereka mulai rentapun, pasti masih akan tetap setia menyediakan kebutuhan kita seperti memasak makanan atau hanya sekedar membuatkan kopi.

Bayangkan! Betapa beratnya tanggung jawab mereka. Tiap hari harus bangun lebih pagi untuk menanak nasi, menyiapkan sarapan, menyiapkan kebutuhan sekolah anak, dan lain sebagainya. Inilah kesempatan kita untuk membantu mereka sekaligus napak tilas apa yang telah dilakukan oleh Rasullah SAW terhadap istri beliau.

Dengan demikian, pasti rumah tangga kita akan senantiasa terhindar dari kemungkinan-kemungkinan buruk dan akan semakin bertambah harmonis. Hingga akhirnya konsep keluarga yang sakinah pun akan tercapai dengan sendirinya.

Cara Mengerjakan Sunnah Rasulullah Membantu Istri di Rumah

Sebenarnya sederhana saja, pada prakteknya mulailah dengan sesekali mengerjakan hal kecil yang menjadi rutinitas istri dirumah. Contohnya seperti mencuci piring, mengepel lantai, atau membantu mengangkat jemuran ketika hujan turun.

Sepele bukan? Tapi jangan lihat tentang kecilnya pekerjaan yang kita kerjakan, rasakan apa faedah yang akan kita dapatkan jika menerapkan konsep rumah tangga seperti apa yang telah dicontohkan oleh junjungan kita Rasulullah SAW di masa hidupnya.

Jika kita memiliki anak kecil yang masih bayi misalnya. Hal kecil yang bisa kita kerjakan untuk membantu meringkan pekerjaan rumah istri adalah seperti mengganti popok anak saat malam hari. Seperti yang kita tahu, istri sudah lelah pekerjaan rumahnya di siang hari. Kalau tiba-tiba saat malam bayi kita menangis karena buang air, bergegaslah bangun dan ganti popoknya tanpa menunggu atau membangunkan istri.

Intinya, kita harus menjadi sosok suami yang terbaik bagi istri dan menjadi ayah yang menjadi teladan bagi anak-anak kita. Seperti yang diceritakan oleh Aisyah R.a, Rasulullah bersabda :”Sebaik-baiknya kalian adalah yang paling baik kepada keluarga. Aku sendiri adalah orang yang paling baik bagi keluargaku.” (HR.Tirmidzi)

Demikian sedikit ulasan kita tentang sunnah Rasululllah SAW membantu istri di rumah. Mari kita sama-sama belajar mulai dari sekarang. Tanamkan dalam hati bahwa seorang suami yang mengerjakan pekerjaan rumah istrinya bukanlah suami yang remeh. Bahkan sebaliknya, dari perbuatan kecil tersebut tersembunyi manfaat yang begitu besar, seperti yang telah disebutkan diatas.

Wallahu a’lam bishawab

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *