Syarat Wajib Zakat Yang Berkaitan Dengan Harta – Alomuslim

Syarat Wajib Zakat Yang Berkaitan Dengan Harta

syarat wajib zakat

Syarat Wajib Zakat Yang Berkaitan Dengan Harta – Harta benda tidak wajib dikeluarkan zakatnya (tidak dikenakan zakat) kecuali apabila telah memenuhi syart-syarat tertentu. Kewajiban zakat ini mengandung hikmah yang agung dalam syariat Islam, syarat-syarat tersebut berupa kriteria khusus dimana harta tidak wajib dizakati kecuali beberapa kriteria-kriterian tersebut telah terpenuhi. Hal ini agar syariat Islam menjadi lebih kokoh dan paten.

Terdapat beberapan syarat yang harus dipenuhi pada harta sehingga harta tersebut wajib dikeluarkan zakatnya, diantaranya adalah :

1. Hendaknya harta tersebut termasuk dalam harta yang wajib dizakati

adapun secara garis besar ada tiga jenis harta yang wajib dizakati : Dua Logam Mulia, Binatang Ternak serta Buah-buahan dan Biji-bijian.

Baca Juga : Dosa Besar Tidak Membayar Zakat 

2. Hendaknya harta tersebut telah mencapai nisabnya

Nisab adalah ukuran tertentu yang telah ditetapkan oleh syariat sehingga wajib dikeluarkan zakatnya apabila telah mencapai nisab tersebut. Karena itu bagi orang yang memiliki harta, namun belum mencapai ukuran nisabnya, melainkan kurang dari nisab yang telah ditentukan, atau dia tidak memiliki harta tersebut secara utuh, maka tidak ada kewajiban zakat padanya. Hal ini dapat berubah sesuai dengan perubahan (perbendaan) harta yang ada.

3. Hendaknya harta ini dimiliki secara sempurna (milkun taamm)

Dalil yang menguatkan syarat ketiga ini adalah penisbatan harta pada pemiliknya masing-masing, sebagaimana tertera dalam Al Qur’an dan Sunnah. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman, yang artinya :

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka…” (QS. At Taubah : 103)

serta dalam firman-Nya :

“..dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu.” (QS. Al Ma’aarij : 24)

Alasan lainnya karena zakat merupakan pemberian dan pemilikan harta atas orang yang berhak menerimanya, dan pemilikan ini merupakan bagian dari kepemilikan secara sempurna. Karena itu zakat harus dikeluarkan dari harta yang dimiliki oleh seseorang. Semoga melalui tulisan ini mampu memberikan pemahaman lebih jelas mengani gambaran kewajiban membayar zakat. Wallahu Ta’ala ‘Alam Bishawab.

Referensi : Shahih Fikih Sunnah Jilid 2, Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim (Pustaka Azzam : 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *