Tanda Hari Kiamat : Orang Jahat Menguasai Orang Shalih

Orang Jahat Menguasai Orang Shalih

Alomuslim.com – Telah banyak kami menyebutkan mengenai peristiwa-peristiwa yang menjadi pertanda dekatnya hari kiamat. Berbagai peristiwa yang kami sebutkan merupakan bagian dari tanda kecil hari Kiamat, sebelum munculnya sepuluh tanda besar hari Kiamat. Tanda-tanda kecil ini sangatlah banyak, salah satunya adalah wafatnya orang-orang sahlih dan mulia, namun munculnya orang-orang bodoh dan amoral mendominasi masyarakat muslim.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bersabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam :

“Diantara tanda-tanda hari Kiamat antara lain: maraknya kebakhilan dan perbuatan tercela, orang yang khianat dipercaya, orang yang amanah dikhianati, merebaknya pakaian-pakaian yang dipakai oleh oleh para wanita yang berpakaian tetapi telanjang, at-tahut yang menjadi atasan al-wa’ul.” Maka kami bertanya ‘Apakah at-tahut itu wahai Rasulullah?’Beliau bersabda, “Mereka adalah orang-orang yang bermental rendah, yang oleh orang-orang yang bodoh mereka ini dijadikan pemimpin untuk kepentingan mereka, sedangkan al-wa’ul adalah orang-orang yang shalih’.” (Al-Haitsami, Majma Az-Zawa’id 7/327)

Dalam riwayat yang lain Abu Hurairah juga meriwayatkan dengan redaksi yang hampir semakna,

“Demi Dzat yang jiwa Muhammad ini berada di genggaman-Nya, hari Kiamat tidak akndatang sehingga muncul kejahatan dan kebakhilan, orang yang jujur di dustakan, orang yang khianat dipercaya, binasanya al-wa’ul dan munculnya at-tahut.(HR. Al-Hakim, 8664)

Pertanda ini erat kaitannya dengan pertanda lainnya, yakni berkuasany orang-orang jahat dan tersingkirnya orang-orang yang baik dari lingkaran kekuasaan. Dalam sistem yang dikuasai oleh orang-orang yang jahat, dapat dipastikan orang yang baik akan menjadi korban dari sistem yang dijalankan, baik secara nyata maupun psikologis.

Secara nyata, hal ini bisa kita saksikan dimana orang-orang shalih menjadi objek kriminalisasi para pemimpin jahat untuk terus melanggengkan kekuasaan mereka. Sementara secara psikologis, para pemimpin jahat membuat sebuah pernyataan yang menyudutkan orang shalih, seperti perkataan kalau politik adalah tempatnya orang-orang kotor, maka orang shalih tidak layak berada disitu. Bukankah dengan perkataan seperti itu, orang-orang shalih akan menjauhi politik?

Bukankah pertanda ini telah nyata, baik di negara kita atau di negeri-negeri muslim lainnya? Lalu apa yang kita tunggu? Bertaubatlah segera, sungguh tanda-tanda itu telah nampak jelas, Kiamat sudah semakin dekat. Wallahu a’lam. 

Referensi : Ensiklopedi Akhir Zaman, Dr. Muhammad Ahmad Al-Mubayyadh (Granada Mediatama : 2016)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *