Anda Harus Tahu, Inilah Tanda-Tanda Hari Kiamat

tanda tanda hari kiamat

Alomuslim.com – Tanda-tanda hari kiamat merupakan mata rantai yang terus bersambung, ini merupakan kenyataan yang amat jelas. Diantara tanda-tanda tersebut ada yang sudah terjadi dan sebagiannya belum terjadi, tetapi kesemua tanda-tanda tersebut saling terkait dan silih berganti terjadi.

Tanda-Tanda Hari Kiamat

Tanda-tanda hari kiamat yang sudah terjadi dan yang masih berlangsung dapat dikelompokkan dalam dua kategori. Pembagian seperti ini bukan dari apa yang disebutkan oleh Rasulullah ﷺ tetapi lebih pada usaha ulama dalam mengelompokkan tanda-tanda yang disebutkan oleh Rasulullah ﷺ agar memudahkan dalam membahasnya. Diantara kategori tersebut adalah :

1. Tanda-tanda Sugra ( Kecil )

Diantara yang menjadi tanda-tanda sugra (kecil) hari Kiamat sangatlah banyak, diantaranya ada tanda-tanda yang amat jelas, yang dijelaskan dalam hadits secara terang-terangan dengan menyatakan peristiwa tersebut sebagai tanda-tanda hari kiamat. Tetapi ada juga tanda-tanda yang kurang begitu bisa ditangkap dan dipahami. Tanda-tanda ini biasanya menunjuk pada berita kejadian masa depan dan tidak dibarengi dengan redaksi hadits yang dinyatakan secara terang-terangan.

Beberapa tanda-tanda sugra (kecil) hari Kiamat, yang dinyatakan dengan redaksi terang-terangan salah satunya, dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda :

“Hari Kiamat tidak akan datang sampai ilmu dicabut, sering terjadi gempa, zaman semakin cepat, banyak terjadi fitnah, pembunuhan demi pembunuhan terjadi dimana-mana, dan hari kiamat tidak akan datang sebelum harta diantara kalian banyak dan melimpah.” (HR. Bukhari no. 1036, Muslim no. 157)

Dalam riwayat yang lain,

“Kemudian, hari kiamat juga tidak akan datang sebelum manusia berlomba-lomba meninggikan bangunan.” (HR. Bukhari no. 7121)

Adapun diantara tanda-tanda sugra hari Kiamat yang sangat jelas lainnya adalah munculnya tukang dusta dan Nabi palsu, penghalalan khamr (minuman keras) dengan merubah penyebutannya, maraknya zina, pemusik dan penyanyi, menyianyiakan amanah, menyerahkan urusan bukan kepada ahlinya, istri membantu suami dalam urusan dagang, terputusnya silaturahmi, maraknya penipuan dalam bisnis serta bermegah-megahan dalam bangunan masjid dan masih banyak lainnya.

Sementara diantara beberapa tanda-tanda sugra hari Kiamat yang tidak dinyatakan dengan jelas salah satunya yang diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bersabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam :

“Hari kiamat tidak akan terjadi sehingga umatku ini mengadopsi umat sebelum mereka sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta.” Maka, ditanyakanlah kepada beliau, ‘Ya Rasulullah, apakah mereka itu seperti bangsa Persi dan Romawi?’ Beliau menjawab, ‘Ya, siapa lagi manusia itu (kalau bukan mereka)’.” (HR. Bukhari no. 7319)

Adapun diantara tanda-tanda lainnya adalah maraknya sekte-sekte sesat, keterasingan ajaran Islam yang benar, perpecahan intern dalam tubuh umat Islam, berlebih-lebihan dalam bersuci dan memanjatkan doa, tidak peduli lagi dengan harta haram, kikir dan individualisma, kondisi zaman yang semakin memburuk, zaman yang dipenuhi dengan berbagai cobaan, penemuan kendaraan bermotor dan banyak lainnya.

2. Tanda-Tanda Kubra ( Besar )

Tanda-tanda kubra (besar) hari Kiamat dinyatakan dengan jelas dalam banyak riwayat dari para sahabat, diantaranya dari Hudzaifah bin Asid radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Sesungguhnya hari Kiamat itu tidak akan terjadi sampai munculnya 10 tanda; (1) pembenaman di timur, (2) pembenaman di barat, (3) pembenaman di jazirah Arab, (4) Dukhan (asap), (5) Dajjal, (6) binatang bumi, (7) Ya’juj dan Ma’juj, (8) terbitnya matahari dari tempat tenggelamnya (barat), (9) dan api yang keluar dari jurang Aden, menjadikan manusia pergi.”

Perawi hadits menyebutkan diantara tanda yang kesepuluh : turunnya Isa bin Maryam atau Angin yang mencampakkan manusia ke lautan. (HR. Muslim no. 2901)

Hadits tersebut menunjukkan bahwa tanda-tanda itu disebutkan secara menyeluruh bukan berdasarkan urutan kejadian. Sebagai usaha ilmiah, beberapa ulama mencoba meneliti beberapa riwayat dan menyusun urutan peristiwa dari tanda-tanda kubra, yakni :

  • Pembenaman di Timur
  • Pembenaman di Barat

3. Pembenaman Di Jazirah Arab

Pembenaman di Jazirah Arab, yang terjadi menjelang munculnya al-Mahdi

Tanda-tanda ke 1,2 dan 3 ini diperkirakan akan terjadi secara bersamaan sebagaimana diriwayatkan dari Ibnu Umar radhiyalallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

“Akan terjadi pada umat ini pembenaman ke dalam bumi, pengubahan bentuk fisik atau hujan batu..” (hasan. HR. Tirmidzino. 2027)

Hal ini juga erat kaitannya dengan hasil yang dicapai oleh para ahli astronomi, berdasarkan pengamatan mereka secara langsung mengenai kemungkinan jatuhnya batu meteor atau benda-benda langit lainnya ke bumi. Para ahli astronomi memprediksi efek dari benturan meteor atau benda langit ke bumi akan mengakibatkan kehancuran total dan meninggalkan lubang besar pada permukaan bumi. Efek benturan meteor juga diperkirakan akan merusak penggunaan berbagai teknologi dan peralatan elektronik.

Peristiwa pembenaman yang terjadi di jazirah Arab kemudian akan diikuti dengan kemunculan Al-Mahdi. Setelah kemunculan Al-Mahdi, maka akan terjadi peperangan besar antara kaum muslimin dengan bangsa Ruum (Nashrani).

4. Dajjal

Fitnah Dajjal merupakan fitnah yang terbesar di muka bumi, bahkan ia merupakan fitnah yang sangat ditakuti oleh Rasulullah akan menimpa umatnya, sehingga beliau memerintahkan kepada umatnya untuk berdoa memohon perlindungan dari fitnahnya. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Diantara penciptaan Adam sampai terjadinya hari Kiamat, tiada fitnah yang lebih besar dari pada Dajjal.” (HR. Muslim no. 2945)

Dajjal akan keluar setelah peristiwa perang besar yang akan terjadi antara kaum muslimin dengan bangsa Ruum (Nashrani) yang dikenal dengan perang Al-Malhamah Kubra. Dalam perang tersebut kaum muslimin akan dipimpin oleh Al Mahdi, Imam yang dijanjikan dan ditunggu-tunggu yang merupakan seorang keturunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Setelah kaum muslimin memenangkan perang tersebut, barulah dajjal keluar dan menyebarkan fitnah ke seluruh belahan bumi.

5. Turunnya Isa bin Maryam

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Hari kiamat tidak akan terjadi sampai Ibnu Maryam turun di tengah-tengah kalian sebagai hakim yang adil, lalu dia menghancurkan salib, membunuh babi dan menghapuskan jizyah, dan sehingga harta melimpah ruah sampai-sampai tiada seorangpun yang mau menerima zakatnya.” (HR. Bukhari no. 2467)

Nabi Isa alaihissallam akan turun dari langit bersama dua malaikat di waktu subuh di atas menara putih sebelah timur kota Damaskus, kemudian ikut shalat bersama kaum muslimin di belakang Al-Mahdi. Peristiwa turunnya Nabi Isa ini terjadi setelah dajjal menghimpun kekuatan bersama para pengikutnya dari kaum Yahudi dan orang-orang munafik yang berjumlah 70.000 orang. Nabi Isa akan membunuh dajjal dalam peperangan yang akan terjadi tersebut.

6. Ya’juj dan Ma’juj

Ya’juj dan Ma’juj merupakan satu bangsa dari keturunan bani Adam yang akan berbuat kerusakan di muka bumi setelah masa fitnah dajjal. Dalam satu riwayat disebutkan bahwa Ya’juj dan Ma’juj memiliki ciri-ciri; lebar wajahnya, sipit matanya, pirang rambutnya, dari setiap tempat yang tinggi mereka muncul, seolah-olah wajah mereka itu perisai yang dipukul. (HR. Ahmad 5/320)

Ya’juj dan Ma’juj saat ini masih terpenjara dalam sebuah dinding besi yang dibuat oleh Dzulqarnain. Dan mereka akan berhasil keluar dari dinding besi tersebut setelah Nabi Isa membunuh dajjal dan mereka akan menguasai dunia. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Ya’juj dan Ma’juj akan dibukakan pintu lantas mereka keluar sebagaimana kalam Allah Ta’ala ; “Dan dari tiap-tiap tempat yang tinggi mereka turun dengan cepat.” (QS. Al-Anbiya : 96), kemudian mereka menguasai seluruh bumi..” (hasan. HR. Ibnu Majah no. 4079)

Tidak ada satupun kekuatan di bumi pada saat itu yang mampu menghentikan Ya’juj dan Ma’juj, bahkan Allah memerintahkan kepada Nabi Isa dan kaum muslimin untuk menyelamatkan diri ke bukit Tursina. Mereka akan membunuh setiap penduduk bumi yang ditemui. Hingga Allah mengirim cacing yang biasanya terdapat pada hidung unta dan kambing, pada leher-leher Ya’juj dan Ma’juj, sehingga mereka tewas bergelimpangan seperti matinya satu orang saja. (HR. Muslim)

7. Terbitnya Matahari Dari Arah Tenggelamnya

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bersabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam,

“Hari kiamat tidak akan terjadi sampai matahari terbit dari arah tenggelamnya (barat), ketika matahari itu terbit dari sana dan orang-orang melihatnya, maka mereka semuanya beriman, dan itulah saat yang tidak bermanfaat bagi manusia keimanannya (kemudian beliau membaca ayat 158 surat Al-An’am).” (HR. Bukhari no. 4636, Muslim no. 157)

Peristiwa terbitnya matahari dari barat ini terjadi jauh setelah masa Nabi Isa turun ke bumi dan memimpin kaum muslimin, karena pada saat Nabi Isa memimpin di bumi, keadaan umat manusia dipenuhi dengan keimanan. Sementara ketika terjadi peristiwa matahari terbit dari barat, kondisi manusia telah sangat rusak, tidak ada keimanan dalam diri mereka.

8. Binatang (Dabbah) yang akan keluar dari perut bumi dan dapat berbicara

Peristiwa munculnya Dabbah dengan terbitnya matahari dari barat sangat berdekatan dan berhubungan sangat erat sekaligus menjadi pengumuman kehancuran alam semesta. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, bersabda :

“Sesungguhnya tanda hari kiamat yang pertama kali muncul adalah terbitnya matahari dari arah terbenamnya, munculnya Dabbah (binatang melata) kepada manusia pada waktu dhuha. Salah satu dari keduanya muncul sebelum yang satunya sedangkan yang lain mengikutinya segera.” (HR. Muslim no. 2941)

Maksud dari hadits tersebut adalah bahwa kedua tanda tersebut merupakan tanda yang pertama kali muncul ketika kiamat benar-benar terjadi dan kehancuran bagi alam semesta.

9. Api yang keluar dari jurang Aden, Yaman

Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Sesungguhnya hari kiamat tidak akan terjadi sampai kalian melihat sebelumnya 10 tanda…yang terakhir dari itu adalah api yang muncul dari Yaman, mengusir manusia menuju tempat berkumpulnya mereka (mahsyar).” (HR. Muslim no. 2901)

Adapun satu tanda yang masih terselubung mengenai peristiwa terjadinya yakni tanda asap (dukhan), ada ulama yang berpendapat bahwa tanda tersebut merupakan tanda pertama yang akan terjadi dari tanda-tanda kubra hari Kiamat, lantas kemudian tanda-tanda yang lainnya muncul beriringan sesudahnya.

Itulah beberapa tanda-tanda kiamat yang telah diriwayatkan dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam serta beberapa rangkaian peristiwa yang terjadi sampai tibanya hari Kiamat dan kehancuran alam semesta. Wallahu a’lam.

Referensi : Ensiklopedi Akhir Zaman, Dr. Muhammad Ahmad Al-Mubayyadh (Granada Mediatama : 2016)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *