Tanda Telah Dekatnya Hari Kiamat

tanda telah dekatnya hari kiamat

Alomuslim.com Tanda telah dekatnya hari kiamat Tidak seorang manusia pun tahu kapan hari Kiamat akan terjadi. Ketika ada seseorang yang mengatakan dirinya tahu kapan akan terjadinya peristiwa hari Kiamat, sungguh ia adalah seorang pendusta.

Karena Rasulullah  saja, tidak pernah mengetahui secara pasti kapan akan terjadinya hari Kiamat. Namun beliau  telah diberikan wahyu oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, mengenai bebrapa peristiwa besar yang akan menjadi bagian dari sejarah manusia hingga hari Kiamat terjadi.

Pengetahuan mengenai peristiwa yang akan terjadi hingga hari kiamat merupakan bukti ke-Rasulan dari seorang manusia yang paling mulia, Muhammad , yang wajib kita imani kebenarannya. Dan sungguh pengetahuan itu tidak dimiliki oleh siapapun juga manusia di muka bumi ini selain beliau.

Tetapi pengetahuan tersebut tidak terputus dengan meninggalnya Rasulullah  karena beliau telah menyampaikannya kepada orang-orang terbaik dari umat ini, yakni para Sahabat ridwanallahu ‘alaihi jami’an, sebagai peringatan bagi umatnya.

Baca Juga : Peristiwa Terbelahnya Bulan

Rasulullah  merupakan Rasul terakhir yang Allah utus bagi umat manusia, sehingga setelah wafatnya beliau  terputuslah seluruh rantai wahyu ke-Rasulan. Jadi, apabila ada seseorang yang mengaku sebagai Nabi, baik semasa beliau  masih hidup maupun setelah wafat, maka dia pasti seorang nabi palsu dan pendusta. Rasulullah  pernah memperingati hal tersebut melalui lisan beliau yang mulia :

“Akan muncul di tengah umatku 30 orang pendusta besar yang semuanya mengaku sebagai nabi. Ketahuilah, akulah nabi terakhir dan tidak ada nabi lain setelah (kematian)ku.” (HR. Tirmidi no. 2315)

Peristiwa banyak bermunculannya pendusta yang mengaku sebagai seorang nabi, merupakan sebuah tanda bahwa hari Kiamat sudah dekat. Dalam riwayat yang lain, Abu Bakrah radhiallahu anhu mengatakan, banyak orang (membicarakan) perihal Musailamah.

Hal itu terjadi sebelum Rasulullah  mengatakan tentang perihal jati dirinya. Maka Rasulullah  berdiri untuk menyampaikan khutbahnya,

“Wa ba’du, mengenai orang ini (Musailamah) yang selama ini kalian bicarakan, maka ketahuilah dia adalah salah satu pembohong besar diantara para pembohong besar yang jumlahnya mencapai 30 orang yang akan muncul hingga hari kiamat.

Sesungguhnya tidak ada satu negeripun yang tidak pernah di jamah oleh teror Al Masih (Dajjal), kecuali Madinah. Sebab, di setiap gang-gang bukit yang mengelilinginya dijaga oleh dua malaikat yang setiap saat akan mengusir teror yang akan disebarkannya.” (HR. Ahmad no. 20452, Ibnu Hibban no. 6652)

Jumlah 30 orang pendusta yang disebutkan oleh Rasulullah menunjukkan sedikitnya jumlah tersebut. Sementara diantara jumlah itu sudah ada pada masa akhir kehidupan Rasulullah . Dua orang diantaranya yang mengaku sebagai nabi, yang terjadi di masa akhir kehidupan Rasulullah  yakni Musailamah Al Kadzdzab yang berasal dari kabilah Yamamah dan Al Aswad Al Unsi dari Yaman.

Kemudian muncul lagi dua orang setelahnya, pada masa pemerintahan khalifah Abu Bakar radhiallahu anhu yakni Sajah dari bani Tamim dan Thulaihah bin Khuwailid dari bani Asad.

Pada masa yang lalu, mucul satu sosok yang memiliki pengikut sangat banyak sampai saat ini, bahkan tersebar ke seluruh dunia hingga ke Indonesia. Dia adalah Mirza Ghulam Ahmad yang berasal dari Qadiyan, di India. Dirinya mengaku sebagai seorang nabi, dia juga mengaku sebagai Al Masih Al Mau’ud yang akan turun di akhir zaman. Para pengikutnya sering disebut dengan golongan Ahmadiyah atau Qadiyaniyah.

Fenomena tersebut terus bermunculan hingga hari ini. Sebagian diantara mereka bahkan sampai memiliki pengikut dalam jumlah yang besar. Namun ada juga yang memiliki pengikut hanya segelintir orang, yang sudah tidak terhitung jumlahnya.

Seperti yang pernah terjadi di negara Indonesia beberapa waktu yang lalu, yaitu Ahmad Musadeq dengan alirannya Al Qiyadah Al Islamiyah atau Milah Abraham. Tetapi, mungkin dia bukan salah satu dari yang disebutkan dalam hadits Rasulullah .

Semoga umat Islam diberikan kekuatan dan terhindar dari segala fitnah para pendusta di akhir zaman.

Allahumma aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *