tangisan dan rintihan ahli neraka
SERBA-SERBI

Tangisan Dan Rintihan Ahli Neraka

Alomuslim.com – Tangisan Dan Rintihan Ahli Neraka, Neraka digambarkan sebagai tempat paling menakutkan dengan siksa yang belum pernah dibayangkan oleh penduduk bumi. Sehingga dalam banyak kesempatan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memerintahkan untuk berlindung darinya. Karena tidak ada satu makhlukpun yang akan sanggup menerima siksanya. Sungguh, segala penderitaan di dunia tidak ada sedikitpun bila dibandingkan dengan siksa di Neraka.

Kerugianlah bagi mereka yang mengingkari adanya siksa Neraka, dengan menganggapnya hanya sebagai cerita dongeng belaka. Bukankah banyak pada hari ini orang-orang yang mendustakan keberadaan Surga dan Neraka? Bahkan yang sangat disayangkan, hal itu justru di syiarkan oleh orang-orang yang mengaku Islam tetapi menolak adanya kehidupan setelah kematian, adanya hari kebangkitan dan pembalasan. Maka mereka telah kafir karenanya.

Allah akan biarkan mereka hidup dan tinggal di dunia dengan sekehendak hatinya, menuruti hawa nafsunya serta berbuat maksiat dan kerusakan. Allah akan kunci mati hati mereka, dan menyediakan siksa yang pedih bagi mereka di hari Kiamat kelak.

Orang kafir akan menangis dan merintih di Neraka

Maka ketika telah ditampakkan di depan mata siksa yang pedih, niscaya mereka akan  merintih, benar-benar akan menangis hingga menjerit, dan memohon ampunan agar diselamatkan dari siksa Neraka. Pada hari itu, tidak berguna segala pertobatan dan tidak ada seorang penolongpun atas diri mereka. Allah  berfirman :

وَٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لَهُمۡ نَارُ جَهَنَّمَ لَا يُقۡضَىٰ عَلَيۡهِمۡ فَيَمُوتُواْ وَلَا يُخَفَّفُ عَنۡهُم مِّنۡ عَذَابِهَاۚ كَذَٰلِكَ نَجۡزِي كُلَّ كَفُورٖ ٣٦ وَهُمۡ يَصۡطَرِخُونَ فِيهَا رَبَّنَآ أَخۡرِجۡنَا نَعۡمَلۡ صَٰلِحًا غَيۡرَ ٱلَّذِي كُنَّا نَعۡمَلُۚ أَوَ لَمۡ نُعَمِّرۡكُم مَّا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَن تَذَكَّرَ وَجَآءَكُمُ ٱلنَّذِيرُۖ فَذُوقُواْ فَمَا لِلظَّٰلِمِينَ مِن نَّصِيرٍ ٣٧

“Dan orang-orang kafir bagi mereka neraka Jahannam. Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka azabnya. Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat kafir. Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan”.

Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun.” (QS. FATHIR  : 36-37)

Dalam surat yang lain, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

بَلۡ كَذَّبُواْ بِٱلسَّاعَةِۖ وَأَعۡتَدۡنَا لِمَن كَذَّبَ بِٱلسَّاعَةِ سَعِيرًا ١١ إِذَا رَأَتۡهُم مِّن مَّكَانِۢ بَعِيدٖ سَمِعُواْ لَهَا تَغَيُّظٗا وَزَفِيرٗا ١٢ وَإِذَآ أُلۡقُواْ مِنۡهَا مَكَانٗا ضَيِّقٗا مُّقَرَّنِينَ دَعَوۡاْ هُنَالِكَ ثُبُورٗا ١٣  لَّا تَدۡعُواْ ٱلۡيَوۡمَ ثُبُورٗا وَٰحِدٗا وَٱدۡعُواْ ثُبُورٗا كَثِيرٗا ١٤

“Bahkan mereka mendustakan hari kiamat. Dan kami menyediakan neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan hari kiamat. Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar kegeramannya dan suara nyalanya. Dan apabila mereka dilemparkan ke tempat yang sempit di neraka itu dengan dibelenggu, mereka di sana mengharapkan kebinasaan. (Akan dikatakan kepada mereka) : “Jangan kamu sekalian mengharapkan satu kebinasaan, melainkan harapkanlah kebinasaan yang banyak”  (QS. Al Furqan : 11-14)

Dari Abdullah bin Amr radhiallahu ‘anhu menuturkan,

“Ahli Neraka memanggil  Malaikat, tapi mereka tidak memenuhi panggilan mereka selama 40 tahun. Kemudian Malaikat mengatakan, ‘Sesungguhnya kalian menetap selamanya.’ Kemudian mereka memanggil Rabb mereka, dengan ucapan mereka :

“Ya Rabb kami, kaluarkanlah kami daripadanya (dan kembalikanlah kami ke dunia), maka jka kami kembali (juga pada ke kafiran), sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zhalim.” (QS. Al Mukminun : 107)

Dia tidak menjawab mereka seperti (lamanya) dunia, kemudian Dia berfirman :

“Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku.” (QS. Al Mukminun : 108)

Kemudian kaum itu berputus asa. Tidak ada yang bisa dilakukan kecuali mengeluarkan nafas dan menariknya dengan merintih. Suara mereka menyerupai suara keledai. Mula-mulanya mengeluarkan nafas dan akhirnya menariknya (dengan merintih).” (Shahih. HR. Ath Thabrani)

Sungguh para ahli Neraka itu hanya bisa merintih dan menangis menerima siksaan, hingga air mata mereka apabila dijalankan perahu diatasnya, niscaya ia akan dapat berjalan dengannya. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan dari Abdullah bin Qais radhiallahu ‘anhu, Rasulullah  bersabda :

“Ahli Neraka benar-benar menangis, sehingga seandainya perahu dijalankan pada air mata mereka, niscaya berjalan. Sesungguhnya mereka menangis darah (yakni, pada tempat air mata).” (Shahih. HR. Al Hakim)

Wahai umat muslim, bertaubatlah sungguh kemaksiatan hanya akan membawa kehancuran, kekafiran hanya akan membawa pada penderitaan. Semoga Allah jauhkan kita dari siksa Api Neraka. Allahumma aamiin.

Referensi : Rasulullah Berbicara Tentang Surga dan Neraka, Wahid bin Abdussalam Bali (Pustaka at-Tazkia : 2016)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *