Turunnya Isa Al-Masih Ke Dunia

turunnya isa al-masih

Turunnya Isa Al-Masih Ke Dunia – Beberapa di antara kita mungkin pernah dengar seorang ustad atau ulama yang mengatakan bahwa Nabi Isa As akan turun kembali ke dunia untuk memecahkan salib dan membebaskan pajak? Benar ga sih berita kaya seperti itu? Adakah sumber otoritatif yang dapat dipercaya? Lantas bagaimana pemahaman yang tepat berkaitan dengan tugas-tugas tersebut?

Jawaban untuk pertanyaan yang pertama adalah benar. Di antara tanda-tanda akhir zaman adalah turunnya Isa al-Masih. Terkait hal tersebut, terdapat banyak riwayat yang menjelaskan tentang tugas-tugas diturunkannya Isa kembali ke dunia. Salah satunya adalah berikut:

Nabi Muhammad SAW suatu ketika bersabda: “Demi Dzat Yang jiwaku ada di Tangan-Nya, sungguh putera Maryam hampir saja turun di tengah-tengah kalian, turun sebagai seorang hakim yang adil, yang akan memecahkan salib, membunuh babi, menghilangkan pajak, membagi-bagikan harta sampai tidak ada lagi orang yang mau menerimanya.”

Riwayat di atas adalah riwayat yang shahih terkait tugas-tugas diturunkannya Isa al-Masih di akhir zaman. Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah, riwayat tersebut dapat di temukan dalam banyak kitab hadis seperti Shahih al-Bukhari, Shahih Muslim, Sunan al-Tirmidzi, Sunan al-Nasa’i, Musnad Ahmad bin Hanbal, Shahih Ibn Hibban, al-Mu’jam al-Kabir, dan banyak lagi yang lainnya.

Di dalam ‘Umdah al-Qari, Syarah dari kitab Shahih al-Bukhari, dipaparkan bahwa hadis di atas mengandung unsur sumpah dalam redaksi “Demi Dzat Yang jiwaku ada di Tangan-Nya (wa alladzi nafsii biyadihi)”

ditambah dengan “Af’al al-Muqarabah” dalam redaksi sungguh hampir saja (la yusyikunna) dengan beberapa penekanan. Ini menunjukkan bahwa kehadiran ‘Isa al-Masih sangatlah dekat dan pasti akan terjadi sebagai mana redaksi dalam hadis di atas.

turunnya isa al-masih2

Secara makna terdapat lima poin yang dapat ditelaah dalam riwayat di atas. Pertama adalah tugas Isa sebagai seorang hakim yang adil, hakim yang akan menegakkan syariat terakhir, syariat Nabi Muhammad SAW.

Syariat yang tidak tergantikan dan terhapuskan, Nabi Isa ketika itu tidak membawa risalah lain selain risalah Islam. Itulah mengapa dalam poin kedua, Nabi Isa diberi tugas untuk memecahkan salib, sebagai simbol bahwa saat itu agama yang diterima dan dibawa Isa satu-satunya adalah Islam. Dan penyaliban dan pengagung-agungan yang diyakini oleh umat Nasrani terhadapnya adalah salah.

Ketiga, tugas Isa adalah untuk membinasakan babi, beberapa riwayat lain menyebutkan “qiradah” atau kera, keduanya dalam beberapa keterangan juga merupakan simbol kemungkaran, Isa datang untuk menghilangkan kemungkaran dan melenyapkan alat-alat yang menimbulkan kemungkaran dan kebatilan.

Keempat adalah untuk membebaskan pajak, atau dalam riwayat lain adalah untuk menghentikan peperangan. Pertanyaan yang muncul dalam ‘Umdah al-Qari adalah mengapa Nabi Isa membebaskan pajak padahal pajak sangat dibutuhkan oleh umat Islam untuk memelihara perekonomian? Dijawab oleh Ibn Baththal bahwa di zaman Nabi Isa turun, harta benda sudah sangat banyak, melimpah.

Hal ini disebabkan karena kehadiran Isa sebagai ratu adil yang membawa keadilan bagi seluruh umat manusia. Situasi ini menciptakan perdamaian dan menghilangkan kezaliman sehingga memunculkan berkah-berkah di kemudian hari, karena alasan ini bumi mengeluarkan segenap simpanannya.

Selanjutnya, kehadiran Isa dalam poin kelima adalah sebagai Nabi yang akan membagi-bagikan harta sampai tidak ada lagi orang yang mau menerimanya. Orang sudah tidak bisa lagi beribadah dengan harta mereka, karena tidak ada lagi yang mau menerimanya. Demikian lima poin diturunkannya Isa dalam riwayat di atas.

Wallahu a’lam.

Sumber

9 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like