Waktu Penyembelihan Hewan Kurban
DASAR ISLAM, MAKANAN

Waktu Penyembelihan Hewan Kurban

Alomuslim.com – Ulama telah bersepakat untuk tidak membolehkan menyembelih hewan kurban sebelum fajar terbit pada hari raya Iedul Adha. Namun, mereka berbeda pendapat setelah itu. Telah diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiallahu anhu, dia berkata : Nabi shallallahu alaihi was sallam bersabda,

“Barangsiapa yang menyembelih (hewan kurban) sebelum shalat, maka ia menyembelih untuk dirinya sendiri, dan barang siapa menyembelih setelah shalat (Ied) maka sudah sempurnalah ibadahnya dan sesuailah tindakannya dengan sunnah kaum muslimin.” (HR. Bukhari no. 5546, Muslim no. 1962)

Sementara dalam riwayat dari Al Bara’ bin Azib disebutkan, Nabi shallallahu alaihi was sallam berkhutbah dan bersabda :

“Sesungguhnya hal yang kita mulai pada hari ini adalah shalat, kemudian pulang, lantas menyembelih kurban. Barangsiapa yang melakukan ini, maka ia telah sesuai dengan sunnah kami. Barangsiapa yang menyembelih kurban (sebelum shalat Ied), maka ia adalah daging yang ia persembahkan untuk keluarganya, dan bukan termasuk ibadah sama sekali.”

Lalu Abu Burdah berkata, ‘Wahai Rasulullah, saya telah menyembelih sebelum shalat, dan saya memiliki hewan jadza’ah yang lebih baik daripada musinnah.’ Lalu beliau bersabda, ‘Jadikanlah hewan itu sebagai penggantinya, dan hewan itu sekali-kali tidak mencukupi (untuk dijadikan kurban) orang setelahmu.’ (HR. Bukhari)

Dengan demikian, hadits-hadits ini telah menjelaskan mengenai Batasan waktu penyembelihan hewan kurban dengan shalat Ied, sehingga barangsiapa yang berkurban sesudah shalat, maka kurbannya sah. Sementara seseorang yang berkurban sebelumnya, maka tidak sah. Wallahu a’lam. 

Referensi : Shahih Fikih Sunnah Jilid 2, Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim (Pustaka Azzam : 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *