Waktu Terlarang Dalam Menguburkan Jenazah

Waktu Terlarang Dalam Menguburkan Jenazah

Alomuslim.com – Mengubur jenazah hukumnya adalah fardhu kifayah, meskipun si mayit merupakan orang kafir. Dalil dari dibolehkannya hal ini adalah ketika Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bertutur kepada Ali radhiyallahu anhu pada hari kematian ayahnya, Abu Thalib, “..pergilah dan kuburkan ia.”

Dalam menguburkan jenazah, harus memperhatikan waktu-waktunya karena tidak dapat dilakukan setiap waktu. Terdapat empat waktu yang dimakruhkan untuk menguburkan jenazah, kecuali dalam keadaan darurat, diantaranya :

1. Waktu Terbit Matahari

2. Saat Siang Hari

3. Saat Tenggelamnya Matahari 

Dalil dari pelarangan 1, 2, dan 3 berdasarkan pada hadits Uqbah bin Amir, ia berkata :

“Ada tiga waktu dimana Rasulullah melarang kita untuk melaksanakan shalat di dalamnya, atau mengubur jenazah; ketika matahari terbit terang hingga meninggi, ketika matahari sedang condong, ketika matahari condong ke barat hingga tenggelam.” (HR. Muslim 831, Abu Dawud 3176, At-Tirmizi 1035, An-Nasa’I 1/275, Ibnu Majah 1519)

4. Malam Hari Kecuali Darurat

Berdasarkan pada hadits Jabir radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menyebutkan ada seseorang lelaki yang meninggal dunia, mayit tersebut dikafani dengan kain kafan yang tidak cukup, lalu Nabi melarangnya untuk menguburkannya pada malam hari hingga dishalati terlebih dahulu, kecuali akan mendatangkan mudharat jika tidak segera dikuburkan. (HR. Muslim 943, Abu Dawud 3148, Ahmad 3/295-329)

Referensi : Shahih Fikih Sunnah JIlid 1, Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim (Pustaka Azzam : 2015)

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like