Waktu-Waktu Melempar Jumrah

Waktu-Waktu Melempar Jumrah

Alomuslim.com – Melempar jumrah hukumnya adalah wajib dalam pelaksanaan ibadah haji. Bagi orang yang meninggalkan kewajiban ini akan dikenakan dam (denda). Ada tiga jenis jumrah yang harus dilakukan oleh seseorang yang sedang berhaji, yang ketiganya dilakukan dari tempat yang berbeda, yakni jumrah Aqabah, jumrah Wustha dan jumrah Shughra.

Adapun waktu-waktu untuk melempar jumrah ada empat hari, yaitu hari Nahr (tanggal 10 Dzulhijjah) dan tiga hari setelahnya, yang biasa disebut dengan hari Tasyriq (tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah)

Pada hari Nahr, melempar jumrah hanya dilakukan pada jumrah Aqabah Al Kubra saja dengan tujuh kali lemparan. Sedangkan pada hari-hari Tasyriq pelemparan dilakukan pada ketiga jumrah. Lemparan dilakukan setiap hari dan secara berurutan, yaitu jumrah Shughra, Wustha dan Aqabah. Setiap jumrah dilakukan dengan tujuh kali lemparan.

Dengan demikian jumlah seluruhnya mencapai 70 (tujuh puluh) lemparan, yakni ; 7 (tujuh) lemparan pada hari Nahr, dan 21 (dua puluh satu) kali lemparan setiap hari selama tiga hari pada hari Tasyriq. Apabila seorang jamaah haji dalam keadaan tergesa-gesa dan tidak dapat melempar jumrah pada hari ke 13, maka itu diperbolehkan, sehingga seluruh lemparan yang dilakukannya hanya berjumlah 49 (empat puluh sembilan) kali.

Wallahu a’lam.

Referensi : Shahih Fikih Sunnah Jilid 2, Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim (Pustaka Azzam : 2015)

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like
Niat puasa arafah
Read More

Bagaimana Niat Puasa Arafah ?

Alomuslim.com – Puasa Arafah merupakan puasa sunnah yang memiliki keutamaan sangat besar. Seseorang yang mengerjakannya akan mendapatkan ampunan dosa…
Haram Mencukur Alis
Read More

Haram Mencukur Alis

Alomuslim.com – Banyak kita dapati hari ini, para wanita muslimah melakukan perbuatan mencukur alis untuk mempercantik penampilannya. Apakah…