Yang Harus Diperhatikan Pada Hewan Untuk Zakat Ternak – Alomuslim

Yang Harus Diperhatikan Pada Hewan Untuk Zakat Ternak

Yang Harus Diperhatikan Pada Hewan Untuk Zakat

Alomuslim.com – Hewan yang dijadikan sebagai zakat hewan ternak hendaknya yang kondisinya pertengahan, tidak yang paling baik atau yang paling buruk. Hal ini bersangkutan dengan dua komponen pengeluaran zakat, yaitu amil (pengumpul zakat) dan pemilik hewan sebagai yang mengeluarkan zakat.

1. Amil Zakat

Amil zakat hendaknya tidak mengambil hewan-hewan yang palin baikd ari harta (hewan) pemilik, selama pemilik tersebut tidak mengeluarkannya secara suka rela. Rasulullah shallallahu alaihi was sallam pernah bersabda kepada Mu’adz radhiallahu anhu, ketika beliau mengutusnya untuk mengambil zakat dari penduduk Yaman.

“..waspadalah kau terhadap kehormatan harta manusia (janganlau kau mengambil yang paling baik dari harta manusia), dan waspadalah kau akan doa orang yang teraniaya, karena antara ia dan Allah tidak ada penghalang.” (HR. Bukhari, Muslim)

2. Pemilik Hewan

Pemilik Hewan, hendaknya tidak memberikanhewan yang paling buruk diantara hewan yang dia miliki. Seperti memberikan hewan yang cacat, sakit atau sudah sangat tua, hingga tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal atau mengurangi nilainya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

“Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan dari padanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya.” (QS. Al Baqarah : 267)

Demikianlah ketentuan yang harus diperhatikan seputar hewan yang dijadikan sebagai zakat hewan ternak, maka sebaiknya bagi para amil zakat dan juga pemilik hewan memperhatikan ketentuan tersebut agar tidak ada yang terzhalimi atau tidak mengurangi nilai ibadahnya.

Wallahu a’lam bishawab. 

Referensi : Shahih Fikih Sunnah Jilid 2, Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim (Pustaka Azzam : 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *