Yang Membuat Nabi Adam Di Keluarkan Dari Surga

Alomuslim.com – Hampir semua cerita yang beredar di masyarakat, menyebutkan bahwa Nabi Adam alaihissallam di keluarkan dari surga karena melanggar perintah Allah untuk tidak memakan buah terlarang. Dengan mempercayai cerita seperti ini, akan muncul keyakinan bahwa Nabi Adam telah melakukan kesalahan sehingga menyebabkan dirinya dan umat manusia harus menjalani kehidupan di dunia, bukan di surga.

Bahkan Nabi Musa alaihissallam, yang seorang Rasul sekalipun berpikir demikian, dan menyalahkan Nabi Adam karena telah memakan buah terlarang sehingga harus terusir dari surga. Apakah memang benar demikian ceritanya?

Setelah Nabi Adam dan Hawa memakan buah terlarang, kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala menyeru kepada mereka,

“Bukankah Aku telah melarang kamu dari pohon itu dan Aku telah mengatakan bahwa sesungguhnya setan adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?’ Keduanya berkata, ‘Ya Rabb kami, kami telah menzhalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan member rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi’ (Allah) Berfirman, ‘Turunlah kamu! Kamu akan saling bermusuhan satu sama lain. Bumi adalah tempat kediaman dan kesenanganmu sampai waktu yang telah ditentukan’.” (QS. Al A’Raf : 22-24)

Dan juga terdapat penjelasan yang serupa dalam beberapa surat lainnya. Berdasarkan keterangan ayat Al Qur’an tersebut dengan jelas menunjukkan bahwa ketika Nabi Adam dan Hawa melakukan kesalahan dengan memakan buah terlarang, kemudian Allah memerintahkan keduanya turun dari surga.

Tapi ada sebagian ahli ilmu yang menyebutkan bahwa penyebabNabi Adam dikeluarkan dari surga bukan sepenuhnya karena memakan buah terlarang. Karena dalam ayat yang lain disebutkan, bahwa sebelum Nabi Adam diciptakan, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberitahukan kepada para malaikat bahwa Dia hendak menciptakan manusia yang akan menjadi khalifah di bumi.

Allah Azza wa Jalla berfirman : “Dan (ingatlah) ketika Rabb-mu berfirman kepada para malaikat, ‘Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.’ Mereka berkata, ‘Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah disana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?’ Dia berfirman, ‘Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui’.” (QS. Al Baqarah : 30)

Berdasarkan keterangan dari ayat diatas, dapat disimpulkan bahwa Nabi Adam memang diciptakan untuk mendiami bumi dan menjadi khalifah atas segala makhluk yang ada di muka bumi. Sehingga ada ahli ilmu yang berpendapat, bahwa memakan buah terlarang hanya menjadi sebab sebagian, yang membuat Nabi Adam di keluarkan dari surga, karena walaupun tidak dengan memakannya, niscaya Nabi Adam pasti akan Allah turunkan ke bumi dan itu merupakan yang Allah kabarkan kepada para malaikat ketika hendak menciptakan Nabi Adam.

Wallahu a’lam.

Referensi : Kisah Para Nabi, Ibnu Katsir (Ummul Qura : 2018)

Leave a Comment