Yang Terjadi Ketika Malam Pertama Di Dalam Kubur

Alomuslim.com – Ketahuilah, setelah jiwa keluar dari raga seseorang, kemudian jasadnya dimakamkan di liang kubur, maka seluruh manusia akan meninggalkannya sendirian di dalam tempat yang asing dan amat menakutkan. Fase ini disebut dengan alam barzakh (persinggahan). Ia akan melalui malam-malamnya yang panjang di dalam kubur hingga datang ketentuan Allah untuk membangkitkannya dan mengeluarkannya dari tempat tersebut.

Alam kubur merupakan fase yang sangat berat dan menakutkan. Bahkan orang seperti Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu sekalipun, meskipun dirinya telah disebutkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sebagai orang yang dijamin masuk surga, merasa ketakutan ketika melihat kubur. Dalam sebuah riwayat disebutkan :

“Kebiasaan Utsman Radhiyallahu anhu jika berhenti di sebuah kuburan, beliau menangis sampai membasahi janggutnya. Lalu beliau Radhiyallahu anhu ditanya, ‘Disebutkan tentang surga dan neraka tetapi engkau tidak menangis. Namun engkau menangis dengan sebab ini (melihat kubur), (Mengapa demikian?)’ Beliau berkata, ‘Sesungguhnya Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, (yang artinya) ‘Kubur adalah persinggahan pertama dari (persinggahan-persinggahan) akhirat. Bila seseorang selamat dari (keburukan)nya, maka setelahnya lebih mudah darinya; bila seseorang tidak selamat dari (keburukan)nya, maka setelahnya lebih berat darinya.’ Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, ‘Aku tidak melihat suatu pemandangan pun yang lebih menakutkan daripada kubur.’” (hasan. HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Mâjah)

Maka tepat setelah orang-orang yang mengantarkan mayit pergi meninggalkan kuburannya, akan datang kepadanya dua orang malaikat, yang keduanya adalah malaikat yang keras suaranya. Malaikat tersebut akan menggertak si mayit dengan suara kerasnya dan memerintahkannya untuk duduk, sungguh ini adalah keadaan yang amat menakutkan. Kemudian malaikat itu akan menanyakan beberapa pertanyaan kepadanya :

  • Man rabbuka? (siapakah tuhanmu?)
  • Maa diinuka? (apa agamamu?)
  • maa hadzaar rujululladzii bu’itsa fiikum?” (siapakah orang yang telah diutus di antara kalian ini?)
  • Kemudian kedua malaikat itu menanyakan, wa maa yudrika? (dan apakah ilmumu?)

Pertanyaan inilah yang disebut dengan fitnah kubur atau ujian yang akan diberikan kepada setiap orang setelah kematian mereka.  Apabila seseorang mampu menyelesaikan ujian ini, maka ia akan selamat dan melewati malam-malamnya di kubur dengan limpahan nikmat kubur. Tetapi apabila ia gagal, maka ia akan melewati malam-malamnya dengan sesuatu yang amat berat, yakni adzab dan siksa kubur. Dan semua itu tidak akan berhenti sampai mereka dibangkitkan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Pada saat kita hidup sekarang ini, pertanyaan tersebut terlihat sangat mudah untuk dijawab. Tetapi tidak demikian ketika itu terjadi di dalam kubur. Ketika seseorang dihadapkan pada suatu keadaan yang amat menakutkan dengan dua malaikat yang bertanya amat keras. Dan saat hal itu terjadi, seseorang sudah tidak dapat lagi menggunakan akalnya untuk menjawab pertanyaan tersebut. Tetapi keimanan dan amal yang dikerjakan semasa hidupnyalah yang akan memberinya kemampuan untuk menjawab semua pertanyaan tersebut.

Sungguh beruntung orang-orang yang dihatinya penuh dengan keimanan dan ia mengamalkan setiap perintah agama dengan sekuat tenaganya ketika masih hidup. Wallahu waliyyut taufiq.

Referensi :

  • Setelah Kita Dimasukkan Ke Liang Kubur, Ummu Salamah Farosyah (Muslimah : 2008)
  • Peristiwa-Peristiwa Di Alam Kubur, Abu Isma’il Muslim al-Atsari (Al Manhaj : 2014)
  • Malam Pertama Di Alam Kubur, video singkat Dr. Abdullah Roy, MA (Yufid TV : 2018)

Leave a Comment