Ziarah Kubur, Yang Dilarang Dan Yang Dibolehkan
DASAR ISLAM, KEMATIAN DAN JENAZAH

Ziarah Kubur, Yang Dilarang Dan Yang Dibolehkan

Alomuslim.com – Ziarah kubur telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat muslim di Indonesia. Ia menjadi tradisi yang mengakar kuat ditengah-tengah masyarakat. Ziarah kubur juga merupakan termasuk ibadah sunnah yang diperintahkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Sebagai sebuah ibadah, ziarah kubur memiliki tiga tujuan utama yang harus diketahui oleh orang-orang yang hendak mengerjakannya, yakni :

  • Mengingat kematian

Dengan melakukan ziarah kubur, dapat membuat seseorang mengingat kepada kematian dan akhirat serta menganggap bahwa kehidupan dunia hanya sementara dan suatu hari kelak ia juga akan menjadi mayit. Dan inilah tujuan ziarah kubur sebagaimana yang Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam perintahkan.

“Lakukanlah ziarah kubur, karena ziarah kubur akan mengingatkan kalian tentang kematian.” (shahih. HR. Ibnu Hibban 3169)

  • Mendo’akan mayit

Mayit sudah tidak memiliki kekuatan untuk melakukan amal ibadah yang dapat menyelamatkannya dari siksa kubur atau siksa hari kiamat kelak, oleh karena itu ia membutuhkan orang yang masih hidup untuk mendo’akan keselamatan dirinya. Maka seorang yang berziarah kubur hendaknya meluruskan tujuannya untuk mendoakan keselamatan bagi mayit.

Adapun diantara doa yang pernah diajarkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, dan ini merupakan doa yang singkatnya :

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ

Assalaamu alaikum daara qaumin mu’miniin, wa innaa insyaa allaahu bikum laa hikuun

“Keselamatan untuk kalian, wahai penghuni rumah kaum mukminin. Kami insyaa Allah akan menyusul kalian.” (HR. Muslim 249)

  • Mengamalkan sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam

Ketika seseorang melakukan ziarah kubur, hendaknya tanamkan di dalam hatinya bahwa tujuannya adalah hendak mengamalkan sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, agar dirinya mendapatkan balasan berupa pahala karena telah mengamalkan sunnah beliau.

“Dulu aku melarang kalian untuk ziarah kubur. Sekarang lakukanlah ziarah kubur, karena ziarah kubur mengingatkan kalian akan akhirat.” (shahih. HR. Ahmad 1236)

Itulah diantara beberapa hal yang dianjurkan bagi orang yang melakukan ziarah kubur, adapun beberapa hal berikut termasuk yang dilarang untuk dilakukan ketika ziarah kubur, yakni :

  1. Thawaf (mengelilingi) kubur dan beristighatsah (meminta perlindungan) kepada si mayit, biasanya dilakukan ketika ziarah ke kubur orang-orang shalih.
  2. Mengkhususkan hari-hari tertentu untuk melakukan ziarah kubur, misalnya pada saat hari raya, pada malam jumat dan sebagainya. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tidak pernah mengkhususkan satu haripun untuk ziarah kubur.
  3. Melakukan ritual-ritual tertentu, seperti membacakan Al Qur’an, sujud, membungkuk dan juga mencium kuburan.
  4. Mengerjakan shalat di sisi kuburan, kecuali untuk shalat jenazah bagi orang yang ketinggalan menyolatkan si mayit.
  5. Menyampaikan sebuah doa atau permintaan kepada si mayit dengan persangkaan bahwa hal itu akan diijabah.
  6. Menaburkan bunga-bunga dan siraman air diatas pusara kuburan. Mereka berhujjah dengan apa yang dilakukan oleh Rasulullah ketika meletakkan pelepah kurma diatas kubur, padalah hal tersebut merupakan kekhususan beliau yang ketika itu dinampakkan perkara ghaib mengenai yang terjadi pada penghuni kubur.
  7. Bagi para wanita, sebaiknya tidak sering-sering melakukan ziarah kubur karena Rasulullah telah melarangnya. (HR. Ahmad, Abu Dawud, At-Tirmidzi dan penulis kitab Sunan)

Beberapa hal yang dilarang tersebut selain karena tidak ada petunjuk dari Rasulullah, juga dapat menyebabkan pelakunya terjatuh kedalam kesyirikan karena meyakini penghuni kubur dapat memberikan manfaat dan menolak mudharat kepada dirinya.

Referensi :

  • Doa Ziarah Makam, Ammi Nur Baits (Konsultasi Syariah)
  • Ziarah Kubur Antara Yang Sunnah Dan Yang Bid’ah, Al Sofwah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *